Salah satu yang turut mencermati situasi tersebut adalah Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kaltim, Sutomo Jabir.
Dirinya menyoroti terkait pernyataan Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, yang menyatakan tidak berniat mencalonkan diri kembali pada periode kepengurusan selanjutnya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pembinaan olahraga di Benua Etam, Sutomo Jabir berinisiatif melakukan silaturahmi langsung dengan Rusdiansyah Aras.
Pertemuan tersebut berlangsung pada Selasa (6/1/2026) lalu, dengan tujuan berdiskusi sekaligus memberikan dorongan moril agar Rusdiansyah mempertimbangkan kembali keputusannya.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sutomo mengungkapkan rasa penyesalannya atas rencana Rusdiansyah untuk tidak melanjutkan kepemimpinan di KONI Kaltim.
Menurutnya, hingga saat ini ia belum melihat sosok lain yang dinilai lebih tepat dan berpengalaman untuk memimpin induk organisasi olahraga di provinsi tersebut.
“Sebagai pimpinan cabang olahraga (cabor), tentu saya menyayangkan apabila figur seperti beliau memilih berhenti dari dunia olahraga,” ujar Jabir, Kamis (7/1/2026).
Ia menegaskan, penilaiannya bersifat objektif dan tidak dilandasi kedekatan personal. Sutomo mengaku hubungan yang terjalin selama ini murni sebatas urusan organisasi.
Bahkan, ia menyebut pertemuan tersebut merupakan komunikasi langsung pertamanya dengan Rusdiansyah.
“Terus terang, ini pertama kalinya saya masuk ke ruangan beliau. Nomor telepon pun baru saya dapat saat bertemu kemarin,” katanya.
Menurutnya, minimnya komunikasi langsung bukan karena jarak personal, melainkan karena ia menilai kepemimpinan Rusdiansyah selama ini sudah berjalan dengan baik dan tidak memerlukan intervensi.
“Baik saat saya masih di DPR maupun sekarang, saya tidak pernah merasa perlu menghubungi langsung karena saya melihat organisasi ini dikelola dengan arah yang jelas dan tepat,” lanjutnya.
Dirinya juga menyinggung sejumlah informasi yang ia peroleh dari pemberitaan media dan media sosial terkait alasan Rusdiansyah tidak maju kembali.
Meski demikian, ia tetap meyakini KONI Kaltim masih sangat membutuhkan figur seperti Rusdiansyah, yang dinilainya masih layak melanjutkan kepemimpinan untuk periode kedua.
Ia optimistis pemerintah daerah akan bersikap objektif dalam menilai dan menempatkan figur-figur terbaik di bidang olahraga.
Menurutnya, semua tokoh olahraga di Kaltim sejatinya merupakan bagian dari upaya bersama mendukung kebijakan dan visi pemerintah daerah.
Lebih jauh, Sutomo menilai Rusdiansyah Aras sebagai salah satu putra daerah terbaik yang dimiliki Kaltim dalam dunia olahraga.
Selain memiliki visi pembangunan olahraga jangka panjang, latar belakangnya sebagai mantan wartawan senior juga dinilai membentuk karakter kepemimpinan yang berintegritas dan profesional.
“Saya yakin, jika orientasinya adalah prestasi olahraga, masih banyak pihak yang mendukung beliau untuk maju kembali. Pandangan seperti ini bukan hanya milik saya,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Sutomo berharap Rusdiansyah tidak terburu-buru bersikap pesimistis dan tetap membuka ruang untuk melanjutkan kepemimpinan. Ia percaya pemerintah akan mengambil keputusan terbaik demi kemajuan olahraga Kaltim.
“Harapan saya, beliau bersedia mempertimbangkan kembali dan maju lagi. Saya yakin pemerintah akan memilih figur yang kompeten dan profesional,” pungkasnya.
Editor: Erwin