Babak kualifikasi ini menjadi ajang penting dalam menyaring atlet-atlet terbaik yang akan mewakili kabupaten dan kota pada untuk berlaga di Porprov tahun depan di Paser.
Ketua Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Kaltim Hasanuddin Mas’ud menyebut ajang ini bukan sekadar pertandingan, melainkan wadah pembuktian hasil latihan sekaligus proses penyaringan atlet terbaik Kaltim.
“Hari ini kita bukan hanya berkumpul dan bertanding, tetapi membuktikan hasil latihan yang telah dilakukan selama ini,” kata Hasanuddin saat membuka resmi kejuaraan.
“Dari matras inilah akan lahir atlet-atlet terbaik hasil seleksi babak kualifikasi yang akan mewakili wajah taekwondo Kaltim,” sebutnya.
Filosofi taekwondo tidak hanya mengejar kemenangan semata, tetapi juga pembentukan karakter atlet yang menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan kejujuran.
“Juara memang target, tetapi bukan satu-satunya tujuan. Yang terpenting adalah membina mental juara, menang dengan terhormat dan bertanding dengan martabat. Atlet Taekwondo harus santun, beretika dan tidak sombong di luar arena,” tegasnya.
Para wasit yang memimpin pertandingan diminta agar menjaga integritas dan objektivitas dalam memimpin pertandingan.
“Dipundak wasitlah lahir atlet-atlet berprestasi. Hasil dan kualitas babak kualifikasi ini sangat bergantung pada penilaian yang jujur dan adil,” sebut Hasanuddin.
Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras yang hadir pada acara tadi mengapresiasi terselenggaranya BK Porprov ini.
“Babak kualifikasi ini bukan hanya seleksi menuju Porprov, tetapi juga cermin sejauh mana pembinaan atlet di kabupaten dan kota berjalan dengan baik,” kata Rusdi.
Rusdiansyah juga memberikan ucapan selamat kepada Hasanuddin Mas’ud yang terpilihnya sebagai TI Kaltim dan menaruh harapan besar terhadap kebangkitan prestasi taekwondo daerah.
BK Porprov VIII menjadi langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi, termasuk persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di NTT dan NTB. Kepada para atlet diminta agar menjunjung tinggi sportivitas.
“Menang dengan hormat, kalah dengan martabat. Keluarkan kemampuan terbaik kalian, karena langkah menuju prestasi besar dimulai dari arena ini,” tutupnya.
Editor: Aspian Nur