Kemenangan ini menjadi bukti bahwa pembinaan voli pantai di Kaltim, khususnya yang banyak digerakkan oleh pelatih dan atlet asal Kubar, terus menunjukkan perkembangan signifikan di kancah nasional.
Pelatih tim Voli Pantai, Agustinus, mengatakan kemenangan ini merupakan hasil persiapan matang serta seleksi ketat yang dilakukan sebelum keberangkatan.
Ia menekankan kesiapan fisik, mental dan kemampuan menerapkan strategi menjadi penilaian utama dalam menentukan atlet yang diturunkan pada ajang internasional tersebut.
“Setiap pertandingan sangat menentukan, karena anak-anak masih minim pengalaman dibandingkan lawan-lawan yang lebih senior. Ada juga pemain asing yang memiliki mental kuat. Itu sebabnya kami banyak fokus menguatkan mental dan kestabilan emosi mereka,” ujarnya kepada Korankaltim.com, Senin (1/12/2025).
Kemenangan Saiful dan Ibnu semakin terasa spesial setelah keduanya sukses menaklukkan salah satu tim unggulan asal Swedia di babak final. Hal ini menunjukkan kemampuan adaptasi dan ketenangan mereka di lapangan.
Menurut Agustinus, kombinasi strategi yang tepat dan kekompakan antar pemain menjadi kunci keberhasilan.
“Voli pantai hanya dimainkan dua orang. Jadi kekompakan, saling percaya, dan komunikasi itu sangat penting. Mereka mampu menjalankan apa yang sudah kami rencanakan,” jelasnya.
Meskipun meraih emas, tim tetap melakukan evaluasi mendalam untuk memperbaiki teknik, daya tahan, hingga pola bermain. Semua dilakukan sebagai bagian dari persiapan menuju PON NTB 2028, yang menjadi target jangka panjang.
Agustinus juga menyoroti pentingnya regenerasi atlet di Kubar. Dalam kejuaraan kali ini, tim turut membawa atlet junior untuk menambah pengalaman bertanding.
“Popularitas voli pantai di Kubar memang belum setinggi cabang olahraga lain, tapi potensi anak-anak di sini sangat besar. Kami ingin pembinaan terus berjalan,” katanya.
Kubar menargetkan hasil maksimal di Porprov tahun depan. “Target kami emas. Itu bukan sombong, tapi kami mempersiapkannya betul-betul,” tegasnya.
Terkait fasilitas, Agustinus menyebut dukungan masih didominasi KONI Kaltim, Dispora Kaltim dan para pemerhati olahraga di Kubar sebagai sponsor.
“Dari Dispora Kubar belum ada bantuan. Minimal kami berharap ada fasilitas dasar, mengingat kita memiliki atlet-atlet berprestasi nasional dan bahkan yang memperkuat tim nasional,” ucapnya.
Agustinus juga menyampaikan pesan khusus kepada atlet. “Kalian berasal dari Kubar. Jangan lupa orang-orang yang mendukung dari awal, dari penyedia bola, perlengkapan latihan, sampai supporter di pinggir lapangan. Tetap disiplin dan rendah hati, itu kunci untuk terus naik level,” pesannya.
Sebagai informasi, Agustinus dan Putu Dini mantan atlet nasional asal Kubar dengan pengalaman 11 tahun membela Indonesia serta peraih medali SEA Games dan Asian Games menjadi pelatih yang membina tim ini.
Kehadiran pelatih berpengalaman dari Kubar inilah yang membuat pembinaan voli pantai Kaltim semakin kuat hingga mampu meraih prestasi di level internasional.
Editor: Erwin