Itu diketahui berdasarkan hasil yang diraih kontingen Kota Beriman usai mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XVI/2025 Kalimantan Timur yang ditutup tadi malam di Penajam Paser Utara (PPU) yang mana dari ajangitu Balikpapan jadi juara umum.
Dengan perolehan fantastis, Balikpapan sukses mengumpulkan total 174 medali, terdiri dari 59 medali emas, 57 perak, dan 58 perunggu, unggul tipis dari pesaing terdekatnya yang berada di peringkat kedua, yang mengoleksi 56 emas, 58 perak, dan 52 perunggu. Diikuti oleh Kutai Kartanegara (Kukar) dengan (39-34-43) dan Bontang (27-15-34).
Yang menarik perhatian adalah lonjakan performa tuan rumah. Atlet-atlet PPU secara mengejutkan berhasil menembus peringkat 5 dengan total 20 emas, 20 perak dan 35 perunggu.
Ketua Umum KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, menyoroti capaian PPU tersebut. “Munculnya PPU di peringkat lima ini patut diapresiasi, apalagi mereka mampu mengalahkan kabupaten induknya Paser yang hanya mengoleksi 7 emas, 17 perak, dan 31 perunggu,” kata Rusdi kepada Korankaltim.com Jumat (28/11/2025).
“Paser berada di peringkat ketujuh. Bahkan Berau pun berada di bawah PPU dengan 10 emas, 12 perak dan 20 perunggu," imbuhnya.
Rusdi menekankan pentingnya pendataan atlet pelajar ini untuk masa depan olahraga Benua Etam. "Meskipun Popnas (Pekan Olahraga Pelajar Nasional) sudah digelar lebih dulu dari Popda Kaltim, kami tetap membuat data base atlet pelajar ini,” jelasnya.
“Tentu data ini sangat dibutuhkan untuk dikonversikan dengan database atlet yunior KONI Kaltim. Ini adalah investasi jangka panjang," paparnya.
“Selamat untuk Balikpapan atas predikat Juara Umum Popda XVI Kaltim. Teruslah menjadi pilar utama pembinaan atlet Kaltim," Rusdi memungkasi.
Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disparpora) Balikpapan dr Ratih menambahkan, mereka bangga atas capaian para atlet pelajar Balikpapan.
“Kami sangat bangga atas capaian ini. Balikpapan ingin dan harus menjadi lumbung atlet Kaltim terbesar di provinsi ini. Kemenangan ini adalah bukti pembinaan yang berkelanjutan," ucap Ratih.
Editor: Aspian Nur