Bukan dalam forum resmi, melainkan di sebuah sudut perbincangan sambil menikmati kopi, Ketua Umum KONI Kalimantan Timur (Kaltim), Rusdiansyah Aras, menggelar diskusi ringan namun penuh arah dengan sejumlah tokoh penting.
Dalam bincang-bincang yang hangat itu, hadir Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Muhaimin, yang juga menjabat sebagai Ketua Pengkot IPSI dan PJSI Balikpapan, serta Ketua KONI Balikpapan terpilih, Gasali.
Dalam pertemuan tersebut, Rusdiansyah Aras menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan olahraga prestasi tidak bisa dilepaskan dari satu hal utama yakni komitmen.
“Kunci kata kami berlima, Ketua terpilih harus punya komitmen kuat dalam membina 62 cabang olahraga (cabor) di Balikpapan,” ujar Rusdiansyah Aras, Senin (17/11/2025).
“Pembinaan harus dilakukan dengan skala prioritas, dimulai dari cabor unggulan, cabor andalan, hingga cabor harapan yang dinilai berpotensi mendulang medali,” sebutnya.
Ia menilai Balikpapan telah lama menjadi salah satu daerah penyumbang atlet terbaik di Kaltim. Oleh karena itu, penting bagi KONI Balikpapan untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah agar pembinaan atlet dapat berjalan maksimal dan berkesinambungan.
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo serta Sekda Balikpapan, Muhaimin menyambut positif pesan sinergi yang disampaikan KONI Kaltim.
Mereka sepakat, kerja sama yang solid antara KONI Balikpapan dan Pemerintah Kota Balikpapan, khususnya melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (PPO), menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem olahraga yang kuat.
Rusdiansyah Aras menegaskan kembali pentingnya kolaborasi tersebut. “Yang terpenting, KONI Balikpapan harus bisa sinergi dan bekerja sama dengan Pemkot Balikpapan melalui Dinas PPO,” imbuhnya.
“Dari sinergi inilah nanti muncul dukungan sarana, anggaran, dan program pembinaan yang menyeluruh,” tuturnya.
Pertemuan singkat namun bernilai strategis di sela Musorkot ini memperkuat tekad bersama untuk menjadikan Balikpapan sebagai pusat lahirnya atlet-atlet berprestasi.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru KONI Balikpapan, diharapkan upaya mencapai berbagai pencapaian di level nasional maupun internasional dapat semakin terarah dan terakselerasi.
Semangat yang dibangun dari obrolan santai ini menegaskan bahwa ide besar tidak selalu lahir dari forum formal. “Kadang justru muncul dari percakapan sederhana yang membawa visi besar, membangun prestasi olahraga dari Balikpapan, untuk Kaltim, dan untuk Indonesia,” pungkasnya.
Editor: Erwin