Hal ini diungkapkan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Muhammad Faisal.
“Saya akan lapor Pak Gubernur dulu karena anggaran APBD Perubahan sudah selesai prosesnya. Sehingga bonus poin yang dinanti-nantikan itu dianggarkan di APBD Perubahan 2025,” ujar Faisal belum lama ini.
Lanjutnya, pelaksanaan penyerahan bonus nantinya berpotensi digelar bersamaan dengan Pemilihan Duta Olahraga Kaltim.
“Ancar-ancar nanti kalau Pak Gubernur setuju, kita akan serahkan pada tanggal 28 November sekaligus dengan Pemilihan Duta Olahraga Kaltim. Tapi kalau beliau ingin lebih cepat, tentu bisa kita percepat. Yang jelas, dananya sudah siap, tinggal menuntaskan administrasinya saja,” jelasnya.
Ia menekankan proses penyaluran menunggu kelengkapan administrasi setelah pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2025. “Kami tetap harus patuh pada prosedur administrasi,” katanya.
Terkait besaran bonus untuk atlet dan pelatih, Faisal mengaku belum bisa menyampaikan secara rinci karena masih menunggu finalisasi data.
“Untuk rincian besaran bonus, baik yang beregu maupun perorangan, nanti akan kami rilis setelah semuanya final. Saya tidak mau salah sebut. Yang jelas sudah dianggarkan dan siap dicairkan,” tegasnya.
Ia berharap seluruh proses berjalan lancar agar bonus dapat segera diterima para atlet dan pelatih, termasuk dari kalangan atlet disabilitas (Parnas) yang juga masuk dalam daftar penerima.
“Kita ingin semua berjalan cepat dan tepat sasaran, termasuk untuk atlet disabilitas yang sudah berjuang membawa nama daerah,” pungkasnya.
Editor: Erwin