Kecamatan Muara Badak akhirnya mampu keluar sebagai juara setelah mengalahkan Kecamatan Tenggarong di partai puncak melalui drama adu penalti, dengan skor akhir 4–3 untuk kemenangan Muara Badak.
Ribuan masyarakat hadir menyaksikan pertarungan antara talenta-talenta sepak bola asli Kukar, khususnya dari Kecamatan Muara Badak dan Kecamatan Tenggarong.
Jalannya pertandingan berlangsung seru dengan jual beli serangan antara kedua tim. Tenggarong akhirnya mampu memecah kebuntuan dengan memaksimalkan hadiah penalti pada menit ke-22 melalui tendangan sang kapten tim, Bachtiar. Skor 1–0 untuk keunggulan Tenggarong bertahan hingga jeda turun minum babak pertama.
Pada babak kedua, Muara Badak langsung menekan dan berupaya mencari gol penyeimbang. Hasilnya, pada menit ke-59, Muara Badak mampu menyamakan kedudukan melalui kemelut dan bola liar di area kotak penalti pertahanan Tenggarong. Skor menjadi imbang 1–1.
Setelahnya, peluang demi peluang tercipta, dan mistar gawang menjadi penyelamat kedua tim dari kebobolan. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor tidak berubah dan pertandingan pun dilanjutkan ke babak adu penalti.
Pada babak tos-tosan ini, Muara Badak berhasil unggul dan memastikan diri sebagai kampiun Piala Bupati Cup Putra 2025. Dua pemain Muara Badak meraih penghargaan, yaitu Junaidi sebagai kiper terbaik dan Muhammad Afrah Tarah sebagai pencetak gol terbanyak. Sementara itu, gelandang Kecamatan Tenggarong, Muhammad Taqwa, dinobatkan sebagai pemain terbaik.
“Alhamdulillah bisa terselenggara baik Piala Bupati Cup baik yang putra maupun putri berkat dukungan Pemerintah Kabupaten Kartanegara. Untuk kategori putra diikuti 18 kecamatan dan putri 10 kecamatan. Terima kasih dukungan dari pemerintah sehingga ajang ini selalu terselenggara setiap tahunnya,” ucap Ketua Panitia Piala Bupati Cup, Surya Agus.
Dalam arahannya sebelum menutup Piala Bupati Cup 2025, Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri menyampaikan bahwa seluruh masyarakat Kukar masih merindukan hadirnya klub sepak bola yang dapat bersaing di papan atas kompetisi nasional.
“Hal ini bisa kita capai dengan pembinaan yang baik, pemkab Kukar akan menjadi garda terdepan mendukung pembinaan olahraga khususnya sepak bola,” sebut Aulia.
Bupati berpesan kepada para camat agar fokus melakukan pembinaan sepak bola di masing-masing kecamatan. Ia menekankan hasil pembinaan tersebut tidak boleh berhenti sampai di sini, dan hal itu perlu dipahami bersama oleh seluruh kecamatan agar kegiatan serupa dapat terselenggara setiap tahun, sehingga pembinaan menjadi sesuatu yang sangat penting.
“Kita yakin dan percaya dengan pembinaan yang baik maka hadir talenta yang baik, Insyaallah mimpi kita menghadirkan klub papan atas di Kutai Kartanegara akan terwujud,” tegas Bupati Kukar.
Diketahui, untuk kategori putra, juara 3 diraih oleh Kecamatan Loa Kulu dan juara 4 oleh Kecamatan Loa Janan. Sementara itu, pada kategori putri, juara 1 Piala Bupati Cup 2025 dimenangkan oleh Kecamatan Kota Bangun, disusul oleh Kecamatan Tenggarong Seberang sebagai juara 2, Kecamatan Tenggarong juara 3, dan kecamatan Loa Janan juara 4.
Pada acara seremoni penyerahan penghargaan bagi para juara peringkat 1 hingga 4, baik untuk kategori putra maupun putri, penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Askab PSSI Kukar, Thauhid Afrilian Noor, didampingi oleh Sekretaris Dispora Kukar, Syafliansyah, serta jajaran lainnya.
Editor: Erwin