Laga final akan mempertemukan dua tim tangguh yang belum sekalipun merasakan kekalahan sepanjang turnamen, yakni Kecamatan Muara Badak melawan tuan rumah Kecamatan Tenggarong. Keduanya melaju mulus dari babak penyisihan grup, perempat final, hingga semifinal.
Pertandingan ini menjadi big match yang paling dinanti pecinta sepak bola di Kukar dan sekitarnya. Selain soal gengsi, Piala Bupati Cup juga menjadi ajang silaturahmi dan unjuk bakat para pemain lokal terbaik asli putra daerah Kukar.
Pada babak semifinal, Muara Badak secara meyakinkan menyingkirkan juara bertahan Piala Bupati Cup 2024, Kecamatan Loa Janan, dengan skor 2-0.
Sementara itu, Kecamatan Tenggarong memastikan tiket final setelah menang dramatis atas Kecamatan Loa Kulu dengan skor akhir 3-2, Kamis (25/9/2025).
Dalam laga perebutan juara ketiga yang digelar Jumat (26/9/2025), Kecamatan Loa Kulu berhasil menundukkan Loa Janan dengan skor 2-0.
Gol dicetak pada menit ke-7 babak pertama dan menit ke-78 babak kedua. Dengan hasil ini, Loa Kulu berhak atas posisi juara ketiga, sementara Loa Janan harus puas di peringkat keempat.
Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kukar Thauhid Afrilian Noor mengatakan ajang ini merupakan wujud pembinaan untuk atlet berprestasi asli Kukar yang berasal dari kecamatan-kecamatan se-Kukar.
“Melalui Bupati Cup ini kita menjaring bibit potensial asal kecamatan se-Kukar dan ini juga salah satu program unggulan Askab PSSI Kukar,” katanya kepada Korankaltim petang tadi.
Yang menjadi spesial pada perhelatan Bupati Cup kali ini pelaksanaannya dibarengkan dengan Piala Bupati Cup Putri dan perhelatan Erau Adat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
“Besok sebelum laga final akan ada pertandingan hiburan antara para pemain legend Kukar, yuk ramaikan Rondong Demang,” tegas Toi sapaan akrabnya.
Editor: Erwin