Meski sempat terkendala oleh cedera sejumlah atlet, tim Rugby Kaltim tetap menunjukkan performa gemilang.
Pada nomor X-Rugby, tim senior putra meraih medali perak, sementara tim senior putri berhasil membawa pulang medali perunggu.
Di kategori junior, tim putra pada nomor T1 Rugby berhasil menyabet medali emas, sedangkan tim putri juga menyumbang medali perunggu.
Sekretaris Umum Rugby Kaltim, Yudhi Perdana Putra, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari perjuangan keras para atlet, yang tampil maksimal meski menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai daerah.
Untuk tim senior putra, bahkan sampai alami cedera concussion, dislokasi, dan robek pada bagian pelipis.
“Sobek pelipis itu empat jahitan, jadi cukup keras pertandingan kemarin,” kata Yudhi, Jumat (29/8/2025).
Terlebih lagi, tim senior putra dua kali berhadapan dengan Aceh, lawan yang juga menjadi tuan rumah pada PON XXI/2024 lalu.
Aceh merupakan lawan terakhir Kaltim dalam perebutan medali emas pada ajang tersebut, sehingga semangat para atlet kembali membara saat menghadapi mereka di Kejurnas.
Yudhi mengakui beberapa pemain yang tampil kali ini merupakan wajah baru dan bukan seluruhnya bagian dari skuat PON sebelumnya.
Hal ini disebabkan oleh sejumlah pemain lama yang tidak mendapat izin dari tempat kerja untuk mengikuti Kejurnas.
“Kalau untuk eks PON, performanya cukup bagus, masih stabil. Untuk yang baru masuk mungkin karena penyesuaian, mereka jadi di game pertama dan kedua masih menyesuaikan. Game selanjutnya mereka sudah bisa menyatu dan memberikan yang terbaik,” tutupnya.
Editor: Erwin