Sekretaris Camat Tenggarong, Sukur Eko Budi Santoso mengatakan, pada pertandingan pembukaan hari ini mempertemukan kesebelasan Kelurahan Melayu melawan Maluhu dilanjutkan pertandingan kedua Timbau melawan Bukit Biru.
"Antar kelurahan dan desa, hari ini pembukaan kurang lebih sama seperti tahun lalu aturan mainnya, untuk para pemainnya wajib yang domisili di kelurahan dan desa itu, karena kita kan ingin menggali mengembangkan sumber daya yang ada di kelurahan masing-masing jadi kesempatan orang-orang lokal supaya bisa berkembang," kata Eko kepada korankaltim.com, Minggu (27/8/2023).
Eko mengungkapkan, Camat Cup tahun ini merupakan gelaran kedua, karena turnamen tahun lalu sukses terselenggara. Turnamen ini akan berlangsung setiap hari selama kurang lebih dua pekan ke depan. Terbagi tiga grup, di mana juara grup langsung lolos ke semifinal dan satu tempat di semifinal akan diisi tim dengan predikat runner-up terbaik.
Ia menambahkan, Camat Cup ini juga selain ajang silaturahmi sekaligus upaya bersama pihak kecamatan Tenggarong dalam mendukung peningkatan prestasi olahraga sepakbola Kutai Kartanegara secara keseluruhan.
"Apalagi predikat kita juara umum sepakbola kita di Porprov kemarin kan, dan harapan kita juga ini sebagai pemanasan untuk Bupati Cup, tapi nanti arahannya juga mendukung tim Tenggarong pada perhelatan Bupati Cup nanti," ungkapnya.
Eko berharap kepada seluruh kepala desa atau pun lurah masing-masing wilayah tetap menjaga persatuan dan kesatuan, meskipun ini bertajuk turnamen sepakbola adu gengsi antar wilayah.
Editor: Maruly Zainuddin