Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (kabid Binpres Perserosi) Kalimantan Timur Romiansyah kepada Korankaltim.com menjelaskan hal tersebut.
“Sepatu roda Kaltim mendapat 24 medali dari 14 atlet yang berlomba, rinciannya 11 emas, 7 perak dan 6 perunggu. Sudah bisa dipastikan juara umum,” kata Romi saat diwawancarai melalui sambungan telepon Minggu (20/8/2023) hari ini.
Sementara posisi kedua tuan rumah Sumatera Barat (Sumbar) memperoleh 11 medali, terdiri dari empat emas, empat perak dan tiga perunggu. Posisi ketiga Riau dengan total peraihan 11 medali terdiri dari tiga emas, lima perak dan tiga perunggu.
“Atlet-atlet termotivasi karena sambutan yang kami terima di Pariaman. Terus terang di hari pertama kami sedikit belum siap dengan arena lomba karena tidak standar, harusnya 200 meter tapi kurang sekitar 30 meter,” jelas Romi
Namun patut diapresiasi, tim Kaltim berhasil bermain dengan baik pada hari pertama dua hari lalu dan berhasil mendapatkan lima medali emas. Di hari kedua kemarin Kaltim juga memborong medali, bahkan hampir semua atlet mendapatkan medali.
“Tidak ada kendala apa-apa selama pelaksanaan pra PON ini. Alhmadulillah tim bisa bermain dengan baik, kendalanya cuma hujan saja,” ungkap Romi.
Karena lokasi lomba di pinggir pantai tidak heran hujan dan badan menjadi kendalanya.
Yang membuat Romi semakin bangga, provinsi lain yang berlomba di Zona II meminta saran dari tim Kaltim. “Artinya mereka mengakui kami dan dari Perserosi juga KONI Kaltim juga ada mendampingi untuk melihat tim yang bermain ini,” sebutnya.
Editor: Aspian Nur