Konflik internal dikepengurusan KONI Balikpapan juga belum adanya pencairan dana hibah kepada KONI Balikpapan tahun ini mempertegas absennya kontingen yang sejatinya banyak melahirkan atlet-atlet berprestasi untuk Kalimantan Timur bahkan Indonesia.
Terkait absennya Balikpapan di Porprov bulan depan, DPRD Kota Balikpapan sangat menyayangkan. Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Doris Eko Rian Desyanto mengatakan hal ini dimana mereka sangat menyesalkan situasi ini terjadi.
“Karena pada dasarnya Porprov ajang menggali potensi atlet-atlet di Balikpapan apalagi Balikpapan beberapa kali juara,” kata Doris.
"Kami di Komisi IV sangat menyesali. Kami sudah berkoordinasi dengan KONI Balikpapan dan Disporapar (Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata), " sebut Doris kepada KoranKaltim.Com, Rabu (5/10/2022) siang tadi.
Komisi IV berharap apa yang terjadi saat ini jadi evaluasi ke depan agar bisa bersinergi lebih baik lagi, baik KONI maupun Disporapar.
Absenya keberangkatan kontingen Balikpapan juga disebabkan belum adanya pencairan dana hibah KONI Balikpapan tahun anggaran 2022. Ada beberapa persyaratan yang belum dipenuhi yang penggunaan dana tersebut digunakan antara lain dalam rangka persiapan keperluan kontingen menuju Porprov ke VII Kaltim.
Menurut Doris, di Perwali memang ada beberapa persyaratan dalam mencairkan dana hibah dan ada beberapa item yang belum terpenuhi.
"Jadi pemerintah kota tidak berani mencair kan karena uang daerah harus dipertanggungjawabkan sebaik-baiknya. Kalau tidak bisa dicairkan akhirnya masuk ke silpa (sisa lebih penggunaan anggaran)," tutup Doris.
Sebelumnya Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud sudah menyatakan Balikpapan absen di Porprov Berau karena konflik internal yang ada di tubuh KONI Balikpapan selaku induk olahraga tak kunjung tuntas, membuat Disporapar kesulitan untuk melakukan pendataan atlet.
"Kami berharap diselesaikan dengan baik karena tidak ada permasalahan di pemerintah kota, masalahnya ada di KONI. Pemkot tidak bisa mengintervensi, jadi harus disampaikan ke masyarakat supaya jangan simpang siur," ujar Rahmad Mas'ud beberapa waktu lalu.
Penulis-Laeko
Editor: Aspian Nur