Laga sengit beda misi yang dilangsungkan di Stadion Batakan Balikpapan ini menjadi pertaruhan Skuad Naga Mekes untuk menjaga asa menghindari zona degradasi. Sementara itu bagi Kalteng Putra jika mampu memenangkan pertandingan maka peluang mendapatkan tiket lolos babak delapan besar akan semakin besar.
"Alhamdulillah kita bisa memenangkan pertandingan di putaran kedua, sebelumnya di tiga pertandingan kita tidak bisa memenangkan pertandingan. Alhamdulilah melawan Kalteng anak-anak bermain lepas walaupun Kalteng juga bermain sangat baik tapi kita sama-sama manfaatkan peluang dan alhamdulilah kita bisa menang terima kasih support-nya dari supporter dan manajemen," kata Pelatih Kepala Mitra Kukar Asep Suryadi kepada awak media saat konferensi pers usai pertandingan tadi malam.
Ucapan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan kepada Naga Mekes juga disampaikan perwakilan pemain, Sugiyanto Baitul Rohman yang dalam pertandingan kali ini menjadi satu-satunya pencetak gol dan membawa timnya meraih tiga poin.
"Alhamdulillah kemenangan ini bisa diraih semua bisa terjadi karena kerja keras tim semua elemen tim, serta dukungan dan doa orang-orang yang mendukung kita. Laga selanjutnya melawan Persiba Balikpapan kita akan berusaha semaksimal mungkin," ucap Sugiyanto.
Sementara itu Pelatih Kalteng Putra, Eko Tamamie menyampaikan sangat kecewa karena gagal meraih poin.
"Kita lihat juga luar biasa pertandingan sangat ketat karena juga kita sama-sama pengen lolos ke 8 besar dan Mitra Kukar juga ingin lolos dari degradasi jadi sangat disayangkan hari ini ada keputusan keputusan yang merugikan bagi tim kita, atas kepemimpinan wasit hari ini kurang tegas dan ada hal-hal yang sangat merugikan," ucapnya.
Meskipun demikian pihaknya mengaku tetap optimis dan akan terus berjuang sampai pertandingan terakhir. Hal senada disampaikan perwakilan pemain Kalteng Putra, Usman Diara.
"Apapun itu kita masih ada peluang. Mau tidak mau kita harus menang di pertandingan terakhir. Kita pribadi juga menyesali keputusan wasit tetapi pertandingan selanjutnya tiga poin menjadi harga mati buat kita semua kalau kita ingin lolos delapan besar kita harus menang," tegasnya.
Penulis Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan