Usai pertandingan, Rambo mengatakan sejak awal mereka memang sudah bertekad untuk mengalahkan Jawa Barat yang pada PON XIX di Jawa Barat tahun 2016 silam mengalahkan Kaltim. "Iya kami memang mempunyai misi membalas kekalahan di PON tahun 2016 silam waktu mereka jadi tuan rumah. Ini yang kami korbarkan ke tim dan kami bisa membalas di Papua," tegas Rambo.
Diakui mantan pemain Putra Samarinda dan Mitra Kukar ini, anak asuhnya diinstruksikan bermain bertahan setelah unggul. “Alhamdulillah hingga 90 menit akhir kami tetap unggul," ujarnya. Laga kedua akan dilakoni Kaltim menghadapi Jawa Timur, tim kuat lainnya di Grup E.
“Kami memerlukan hasil imbang untuk lolos ke semi final, tapi kamu juga ingin menang agar bisa jadi juara grup. Kami harus waspada karena Jawa Timur tim kuat di grup ini selain Jawa Barat,” ungkap Rambo. "Kami akan recovery penuh, pemain istirahat dulu agar maksimal menghadapi Jatim," tutup Rambo.
Kaltim sementara memimpin klasemen Grup E dengan tiga angka, sementara Jawa Barat di posisi terbawah dengan Jawa Timur urutan kedua karena belum bertanding. Laga kedua akan berlangsung Jumat (8/10/2021) sore dimana Kaltim menghadapi Jatim dan jadi penentu karena satu kemenangan lagi membuat Kaltim memuncaki klasemen.
Hasil imbang sejatinya sudah cukup memastikan Kaltim lolos hanya saja status mereka belum tentu jadi juara grup karena masih melihat hasil laga antara Jatim dan Jabar yang bertanding hari Minggu (10/10/2021) sore. Pada laga lain di Grup D, tuan rumah Papua juga berhasil menang tipis 1-0 dari Aceh lewat gol Samuel Gideon Blinsa menit 54 babak kedua.
Di grup ini ada Sumatera Utara yang akan dihadapi Aceh hari Jumat (8/10/2021) lusa sementara Papua menghadapi Sumatera Utara hari Minggu (10/10/2021).
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur