Mantan ganda putra nomor satu dunia itu merebut gelar pada 2013 dan 2015 saat turnamen masih bernama BWF Super Series Finals, dan kemudian kembali menjadi juara pada 2019 saat sudah bernama BWF World Tour Finals.
Satu wakil Indonesia yang juga pernah merasakan gelar BWF World Tour Finals adalah Marcus Gideon/Kevin Sanjaya yang menjadi juara pada 2017. Menariknya, Ahsan/Hendra merupakan satu-satunya juara bertahan yang tampil di BWF World Tour Finals 2020 dan mereka sukses melangkah ke babak puncak.
Ahsan/Hendra harus melalui jalan terjal untuk bisa merebut gelar keempat. Pasalnya, Lee Yang/Wang Chi Lin sukses mengalahkan Ahsan/Hendra pada semifinal Toyota Thailand Open pekan lalu dengan skor 14-21, 22-20, dan 21-12.
Di usia yang sudah tidak muda, Hendra mengatakan masalah utama bagi dirinya dan Ahsan di laga final adalah fisik dan stamina. Hendra pun berharap strategi jitu dari pelatih Herry Iman Pierngadi.
"Kalau fokus bisa diatasi. Sementara yang jadi masalah itu memang faktor usia, tenaga, dan fisik. Dari kemarin sudah kalah, ya kita kembalikan lagi fisiknya. Kalau saya lebih ke diri sendiri, menyiapkan diri sendiri untuk final besok [hari ini]. Kalau strategi nanti sebelum main akan dibahas dengan Ko Herry. Jadi siapkan mental saja, siap capek," ucap Hendra dikutip dari situs PBSI.
Editor : Bambang Irawan
Berita ini sudah tayang di CNNIndonesia.co.id hari Minggu 31 Januari 2021 dengan judul : BWF World Tour Finals: Ahsan/Hendra Bidik Gelar Keempat