Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, instruksi tegas itu disampaikan Presiden dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, dan para kepala lembaga di kediaman pribadi Presiden di Bukit Hambalang, Bogor.
“Di Sumatera Barat aliran listrik sudah hampir menyala seluruhnya, sementara di Sumatera Utara masih ada beberapa titik, seperti di Langkat dan Tapanuli, yang listriknya belum menyala. Demikian juga di beberapa wilayah di Aceh. Presiden pun memerintahkan paling lambat besok malam, listrik harus sudah menyala seluruhnya,” kata Seskab Teddy.
Tak hanya listrik, Presiden juga menyoroti pentingnya pemulihan jalur darat untuk mempercepat distribusi bantuan.
“Presiden Prabowo memerintahkan agar seluruh akses jalan darat di wilayah terdampak bencana harus segera dipulihkan, jembatan sementara bisa segera jadi, dan listrik harus segera menyala seluruhnya. Selain itu, pasokan BBM harus tersedia cepat, dan kebutuhan logistik harus tercukupi, jangan sampai kurang,” ujarnya.
Instruksi khusus turut diberikan untuk membuka kembali jalur yang terputus di beberapa wilayah prioritas, seperti Takengon di Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah.
“alur ini harus segera tersambung,” terangnya.
Presiden juga memastikan dirinya akan kembali meninjau daerah terdampak dan memantau perkembangan di lapangan dari waktu ke waktu. (*)
Editor: Erwin