Sebagai informasi, pemerintah Malaysia memperbolehkan sepeda motor melintasi jalan tol atau jalan bebas hambatan tanpa dikenakan biaya, dan tidak menetapkan batasan kapasitas mesin (cc) bagi kendaraan roda dua yang melintas.
Menurut Ahmad Zahid, sekitar 90 persen dari 6.000 korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas setiap tahunnya adalah individu berusia di bawah 30 tahun.
“Artinya negara ini kehilangan tenaga kerja terampil hampir setiap tahun. Bayangkan jika 6.000 orang meninggal setiap tahun selama dekade terakhir – itu berarti 60.000 kematian disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas. Ini adalah statistik yang sangat mengkhawatirkan pemerintah,” ujarnya Ahmad Zahid saat menghadiri Upacara Penyerahan Lisensi Program MyLesen B2 Tingkat Negara Bagian Perak 2025, yang digelar di Kompleks Bagan Datuk UMNO, Bagan Datuk, Perak, Malaysia, Sabtu (11/10/2025) sebagaimana dikutip dari Antaranews.
Ahmad Zahid yang juga menjabat sebagai Menteri Kemajuan Desa dan Wilayah Malaysia, mengingatkan kaum muda agar lebih berhati-hati di jalan dan menghargai kehidupan saat berkendara.
“Hargai hidupmu, orang tuamu, keluargamu, komunitasmu, dan negaramu. Bangsa ini membutuhkan generasi mudanya, yang merupakan aset berharganya,” ujarnya.
Ia menambahkan dirinya pun gemar mengendarai sepeda motor, baik berkapasitas kecil maupun besar, dan bahkan pernah melakukan ekspedisi ke luar negeri, namun selalu menegakkan disiplin berlalu lintas serta mematuhi peraturan keselamatan. (*)
Editor: Erwin