Ali menjelaskan nilai anggaran proyek tersebut mencapai Rp3,03 triliun untuk lima juta set APD. Juru bicara berlatar belakang jaksa ini mengatakan KPK sudah menetapkan tersangka namun belum menyampaikan identitasnya secara gamblang ke publik.
Hal itu sebagaimana kebijakan pimpinan era Firli Bahuri dkk yang baru mengumumkan identitas tersangka berikut konstruksi lengkap perkara bersamaan dengan upaya paksa penangkapan maupun penahanan.
Ali menjelaskan nilai anggaran proyek tersebut mencapai Rp3,03 triliun untuk lima juta set APD. Juru bicara berlatar belakang jaksa ini mengatakan KPK sudah menetapkan tersangka namun belum menyampaikan identitasnya secara gamblang ke publik.
Hal itu sebagaimana kebijakan pimpinan era Firli Bahuri dkk yang baru mengumumkan identitas tersangka berikut konstruksi lengkap perkara bersamaan dengan upaya paksa penangkapan maupun penahanan.
Ali menyayangkan gelontoran dana besar dari pemerintah untuk perlindungan keselamatan dan kesehatan warga negara dalam menghadapi pandemi justru disalahgunakan melalui praktik-praktik korupsi seperti ini.
"Kami mengajak masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan penanganan perkara ini sebagai bentuk transparansi KPK dan pelibatan publik dalam pemberantasan korupsi," ujarnya dilansir dari CNNIndonesia.com pada Minggu (11/11/2023).
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan dugaan kasus rasuah itu terjadi sebelum masa kepemimpinan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (BGS).
"Sepemahaman kami, ini terjadi pada masa sebelum Pak BGS sebagai Menkes," kata Nadia.
Nadia menyebut saat ini Kemenkes masih menunggu kelanjutan penyidikan dari KPK. Saat ditanya perihal sosok yang diduga menjadi tersangka korupsi tersebut, Nadia mengaku masih akan menunggu proses hukum yang tengah berjalan di KPK. "Kita tunggu dari KPK ya," ujarnya.
Editor: Maruly Z