Mengutip keterangan di laman resmi Sekretariat Presiden Republik Indonesia, pertemuan itu merupakan silaturahim yang masih di dalam suasana Lebaran, Idulfitri 1444 Hijriyah.
Jokowi, datang bersama dengan rombongan terbatas didampingi Ibu Iriana Joko Widodo.
Kepala Negara, tiba pada pukul 09.45 WIB lalu disambut secara langsung oleh Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto.
Setelahnya, Presiden dan Ibu Iriana bersama Megawati Soekarnoputri langsung menuju ruang pertemuan.
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, dalam keterangannya usai pertemuan menyampaikan bahwa di dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi dan Presiden ke-5 RI saling menyampaikan ucapan Idulfitri.
“Dalam forum yang sangat akrab, penuh dengan suasana kekeluargaan, kedua pemimpin saling menyampaikan ucapan Idulfitri, berhalalbihalal, mohon maaf lahir dan batin,” jelas Hasto.
Lebih lanjut, Hasto menilai kegiatan tersebut merupakan sebuah tradisi yang sangat baik dan dapat mencerminkan semangat persaudaraan.
“Ini merupakan suatu tradisi yang sangat baik, yang mencerminkan bagaimana Indonesia dibangun dengan suatu kultur yang sangat khas, suatu kultur yang membangun persahabatan, dan bagaimana dengan berhalalbihalal itu dibangun suatu semangat persaudaraan yang sejati, saling memaafkan,” lanjut Hasto.
Hasto juga menceritakan bahwa suasana bahagia makin terlihat di akhir pertemuan ketika kedua pemimpin berbincang dan turut membahas mengenai cucu Presiden Jokowi. “Ibu Megawati Soekarnoputri juga menceritakan tentang cucu dari Bapak Presiden Jokowi, Mas Jan Ethes yang selalu berbicara tentang Bung Karno,” tuturnya.
Setelah berbincang selama sekitar 30 menit, Presiden dan Ibu Iriana kemudian meninggalkan kediaman Presiden ke-5 RI untuk melanjutkan kegiatan lainnya.
Editor: Rusdianto