Rombongan Pangdam VI/Mlw disambut Dandim 1006/Banjar dan Dandenzipur 8/Gawi Manuntung dengan diiringi tari Sinoman Hadrah, disaksikan oleh Jajaran Forkopimda Kabupaten Banjar dan Forkopimda Kota Banjar Baru.
Pangdam VI/Mlw ingin mengetahui situasi sebenarnya satuan bawah serta memberikan pesan dan pengarahan kepada prajurit, Persit dan PNS Kodim 1006/Banjar dan Denzipur 8/GM menegaskan agar mematuhi perintah harian Kasad.
"Ini adalah perintah harian spesifik yang harus dipatuhi oleh prajurit TNI AD. Selain itu harus tetap jalankan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI," ucapnya.
Jajaran Kodim dan Koramil menurutnya harus menyiapkan generasi muda sebagai generasi penerus prajurit TNI AD, dan jangan sampai ada melakukan pelanggaran terhadap proses penerimaan prajurit TNI AD. Pertajam kepekaan pada setiap kondisi agar bisa cegah dini dan deteksi dini pada setiap permasalahan yang dihadapi.
"Bijaklah dalam menggunakan media sosial, hindari penyalahgunaan media sosial untuk tindakan body shaming, komentar hoax, bermuatan kesusilaan, komentar mengancam, dan pencemaran nama baik yang bisa diancam hukuman pidana," pungkasnya.
Pengarahan diisi dengan tanya jawab prajurit kepada Pangdam VI/Mlw beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah VI/Mulawarman. Pangdam VI/Mlw didampingi oleh Irdam VI/Mlw, Danrem 101/Antasari, Asintel Kasdam VI/Mlw, Asops Kasdam VI/Mlw, Dandeninteldam VI/Mlw, Ketua Persit KCK Daerah VI/Mlw, dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcabrem 101 PD VI/Mlw beserta pengurus.
Acara ditutup dengan pemberian sembako kepada Legiun Veteran Republik Indonesia dan Warakawuri, kenang-kenangan, serta penulisan kesan dan pesan Pangdam VI/Mlw & Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah VI/Mulawarman.
Sumber: Penrem 101/Ant.