"Kemenkes tadi malam (Rabu, 15/12/2021) mendeteksi ada seorang pasien berinisial N terkonfirmasi omicron pada tanggal 15 Desember," kata Budi dikutip dari CNBCNews.
Pasien positif Covid-19 varian Omicron ini disebutkan Budi merupakan pekerja kebersihan di Wisma Atlet, Jakarta.
"Pada 10 Desember diterima ada 3 pekerja pembersih Wisma Atlet PCR, terkonfirmasi positif omicron 1 orang," terang Budi.
Ketiga orang ini tanpa gejala. Tidak ada demam. “Ketiganya di karantina di Wisma Atlet tanpa gejala. Sudah diambil PCR-nya sudah negatif," terangnya.
Data-data itu juga sudah dikonfirmasikan ke GISAID Kemudian GIASID juga sudah mengonfirmasi data sequencing benar adalah omicron.
Varian Covid-19 Omicron diyakini berkembang 70 kali lebih cepat dari versi asli corona dan varian Delta dalam 24 jam. Varian Omicron terdeteksi akhir November di Afrika Selatan (Afsel). WHO memasukkannya ke dalam "varian of concern", yang perlu diwaspadai bersama Delta.
Sudah lebih dari 72 negara terinfeksi. Meski bergejala ringan, Inggris melaporkan kematian pertama Omicron awal pekan ini.
Kabar adanya petugas pembersih Wisma Atlet terpapar Omicron membuat tempat tersebut jadi trending di Twitter sejak siang tadi pada Kamis (16/12/2021) hari ini.
“Iya yang terdeteksi pertama kali adalah cleaner di wisma atlet. Artinya, varian ini seharusnya sudah ada di sini sejak lama. Entah di wisma, atau sudah berkeliaran di masyarkat. Perketat lagi prokesmu. Jgn longgar,” tulis seorang netizen.
“Kasus pertama Omicron sudah “lokal” di Wisma Atlet? Siapa pembawanya? Apa tidak semua pelaku perjalanan dari luar negeri tdk di sekuens? Mumet deh..,” tulis yang lain.
“Kalau kasus pertama Omicron itu petugas di Wisma Atlet, ya berarti sudah banyak yang kena,” ujar netizen lagi.
Editor: Aspian Nur