Dilansir dari laman Dailymail.co.uk Kamis (11/11/2021) hari ini, burung jantan yang dikenal juga dengan sebutan 4BBRW, sedang menuju tempat musim panasnya di Selandia Baru, tetapi angin di atas Pasifik memaksanya untuk mengambil jalan memutar. Burung itu kini telah meninggalkan Australia dan terbang melintasi Laut Tasman.
Pada Oktober 2020 lalu Godwit mengalahkan rekor 13 tahun sebelumnya yang dibuat oleh seekor betina dari spesies tersebut ketika terbang 7.500 mil atau 12 ribu kilometer tanpa henti dari Alaska ke Selandia Baru.
Burung jantan yang memiliki berat hingga 14oz (sekitar 400g) dan sering memakan moluska, cacing dan serangga sebelum terbang jauh ini sering kali berukuran dua kali lipat dari besar badannya.
Namun mereka dapat mengecilkan organ dalam tubuh untuk meringankan beban mereka saat terbang. Mereka disamakan oleh beberapa ahli dengan jet tempur karena sayapnya yang panjang, runcing dan bentuknya yang ramping.
Godwits berekor bar berkembang biak di Alaska tetapi menghabiskan musim panas Australia di Selandia Baru dan Australia, melakukan perjalanan kesana setiap tahun selama 22 tahun masa hidup mereka.
Sekitar 325.000 ekor Godwit melakukan perjalanan setiap tahun, biasanya menyelesaikannya dalam dua tahap - bergerak dari Alaska ke Laut Kuning antara daratan Cina dan semenanjung Korea dan kemudian ke rumah musim panasnya.
Sebelum terbang, cadangan lemak mereka umumnya lebih dari setengah berat badan mereka. Dr Jesse Conklin dari Global Flyway Network, konsorsium ilmuwan yang mempelajari perjalanan migrasi epik, menjelaskan burung Godwit seperti memiliki beberapa kemampuan untuk mengetahui di mana mereka berada di dunia.
“Kami tidak dapat benar-benar menjelaskannya tetapi mereka tampaknya memiliki peta dalam tubuh mereka,” kata Jesse.
“Mereka terbang di atas lautan terbuka selama berhari-hari di pertengahan Pasifik tanpa berhenti dan menyentuh tanah sama sekali. Tetapi saat mereka mulai melihat daratan saat itulah mereka berpikir untuk berhentin,” sebutnya.
Editor: Aspian Nur