White Thrush ditemukan seorang pelukis yang juga peneliti burung Lawrence Dagnall. Pria berusia 62 tahun itu sedang bekerja di melihat di taman ada seekor burung tergeletak dekat jendela dalam kondisi mati.
Pria berusia 62 tahun itu mengatakan peluang si burung untuk bertahan hidup selalu tipis, itulah yang membuatnya jadi langka. “Tapi ini adalah akhir yang sangat mengecewakan karena dia mati setelah menabrak jendela,” ujar Dagnall dilansir dari laman Dailymail.co.uk.
Setelah melihat burung itu Dagnall menghubungi Observatorium Burung di Portland dan menunjukkan kepada mereka foto White Thrush.
Peneliti di observatorium terkejut dengan foto yang ditunjukkan Dagnall karena mengetahui burung itu masuk spesies yang langka dan menginformasikan kalau White Thrush rata-rata hanya sekali terlihat di Inggris setiap tahun sejak tahun 1850 atau 171 tahun silam. Adalah pecinta alam Gilbert White yang menamakan burung ini White Thrush.
"Saya tahu ada sesuatu yang berbeda dan cukup yakin setelah menunjukkan kepada tim di observatorium dan mereka mengatakan kepada saya kalau saya menemukan burung langka yang masuk dalam sejarah," ujar Dagnall lagi.
Mengetahui kalau burung yang ditemukannya langka, Dagnall kembali ke taman tersebut. "Saya naik sepeda saat pulang ke rumah dan kembali untuk mengambil burung, memasukkannya ke dalam kantong plastik. Ketika saya tiba di observatorium, mereka semua tidak bisa mempercayainya,” ungkap Dagnall lagi.
“Mereka mengatakan kepada saya burung ini mengunjungi Inggris sekali setiap tahun dari Rusia, menempuh perjalanantiga ribu mil dari negara itu ke Inggris dan biasanya hanya terlihat di Kepulauan Shetland,” jelasnya.
Tim Observatorium Burung Portland langsung menyimpan burung itu dan berharap bisa memasukkannya ke museum, tetapi untuk saat ini burung itu tetap berada di lemari es.
Editor: Aspian Nur