Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini menegaskan, saat ini pemerintah berupaya agar kasus aktif Covid-19 di Indonesia bisa turun agar membuat kelonggaran pada fasilitas kesehatan.
Terutama terkait kesediaan bed occupancy rate (BOR), oksigen dan obat-obatan untuk pasien Covid-19. Menurut Airlangga, pemerintah terus menggenjot program vaksinasi untuk mencapai target 2 juta sampai 2,5 juta per hari pada Agustus ini. Target vaksinasi per hari ini untuk mempercepat kekebalan komunal Covid-19.

“Kami mohon dukungannya dari para habaib, para ulama dan kyai untuk meyakinkan masyarakat vaksin itu halal dan aman,” kata Airlangga. Ketua Umum DPP Partai Golkar ini menambahkan, pemerintah juga mendorong agar isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 dilakukan terpusat. Pemerintah menyarankan setiap kecamatan memiliki tempat isolasi terpusat dengan tenaga kesehatan yang mendampingi.
Airlangga menegaskan, kerja keras dan ikhtiar pemerintah ini bisa berhasil jika dilakukan bersama-sama dengan seluruh masyarakat Indonesia. “Disertai dengan doa yang terus kita panjatkan kepada Allah SWT dan bersholawat kepada Nabi Muhammad, semoga ikhtiar kita mendapatkan ridlo Allah SWT sehingga badai ini segera berlalu dan kita segera keluar dari krisis kesehatan ini,” tegas Airlangga.
Indonesia Bersholawat sendiri diikuti sejumlah habaib, ulama dan kyai besar di Indonesia antara lain, Pimpinan Majelis Ahbabul Musthafa Solo, Jawa Tengah, Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf, Pengasuh Pondok Pesantren Bumi Sholawat Sidoarjo dan
Wakil Rois Syuriah PWNU Jawa Timur Bapak KH Agus Ali Masyhuri, Pengasuh Pondok Pesantren Al Amin Kediri, Jawa Timur danWakil Rois Syuriah PWNU Jawa Timur, KH. Muhammad Anwar Iskandar, dan Ketua Majelis Zikir dan Salawat Ahlul Hidayah (AH), KH Nusron Wahid. (*/kk)
Editor: Aspian Nur