Presiden Jokowi sudah melakukan hal yang tepat untuk memasukkan kader-kader terbaik Hipmi ke dalam jajaran menterinya. "Saya rasa ini keputusan yang tepat, untuk bisa menghadapi bonus demografi dan pandemi Covid-19. Ini akan menjadi energi baru untuk pemerintahan Pak Jokowi di periode kedua, kondisi sekarang butuh energi anak muda," imbuhnya.
Dengan kondisi Indonesia yang saat ini mengalami resesi, perlu ada percepatan untuk bisa membangkitkan perekonomian Indonesia. Ia juga berharap menteri-menteri baru yang dipilih bisa memberikan semangat baru bagi dunia usaha untuk mendukung pemulihan ekonomi.
"Saya berharap ada kebijakan-kebijakan yang bisa memberikan semangat baru untuk dunia usaha agar bisa menekan tingginya pengganguran dan bisa berdampak untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia," paparnya.
Mardani meyakinkan para kader terbaik Hipmi yang dipilih mengisi kabinet akan bisa memberikan kontribusi terbaik untuk Indonesia. Diketahui dari enam nama menteri baru yang diumumkan Presiden Jokowi dua diantaranya yakni Sandiaga Salahuddin Uno dan Muhammad Lutfi merupakan mantan Ketua Hipmi.
Sandiaga Uno yang dipilih menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif merupakan mantan Ketua Umum Hipmi periode 2005-2008, sementara Muhammad Lutfi yang ditunjuk sebagai Menteri Perdagangan adalah mantan Ketum Umum Hipmi periode 2001-2004.
Sementara, kader Hipmi dan mantan Ketum Hipmi yang sudah lebih dahulu ditunjuk untuk menjabat menjadi menteri adalah Bahlil Lahadalia sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Erick Thohir sebagai Menteri BUMN. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di antaranews.com hari Rabu 22 Desember 2020 dengan judul Hipmi bangga kadernya masuk jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju