Lahan milik warga yang terbakar ini luasnya diperkirakan mencapai 2 hektare dan membuat petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur (Kutim) kembali berjibaku memadamkan api.
"Untuk mempercepat proses pemadaman telah diturunkan satu unit water tank BPBD, dua unit jeef fire KPHP, satu unit water supply pemadam dan satu unit patroli Basarnas," jelas Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kutim, Muhammad Naim.
Pihaknya juga mengarahkan sejumlah anggota untuk membantu memadamkan api usai menerima laporan adanya kebakaran lahan. Namun, pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran yang baru berhasil dipadamkan setelah dua jam api bekobar.
"Kami terus memonitoring selama memasuki musim kemarau. Sebab rentan terjadinya kebakaran hutan dan lahan," jelas dia.
Dia juga menyebutkan, sebelumnya juga telah terjadi kebakaran hutan dan lahan di Dusun Airport, Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan dengan luas lahan sekitar lima hektare.
"Kami mengimbau agar masyarakat tetap berhati-hati dan waspada apabila ingin membuka lahan menggunakan pembakaran," jelasnya.
Editor: Maruly Zainuddin