Burhan yang merupakan warga Jalan Poros Rimba Hijau-Takat RT 02 Desa Manubar Dalam sebelum kejadian memancing bersama empat rekan temannya yaitu Aliyaman, Hendrik, Asrul dan Yatnan.
DitPolairud Manubar Bripka Sutrisno memberikan informasi terkait hilangnya Burhan. Dari keterangan Aliyaman, saat sedang memancing dirinya satu kapal dengan Burhan dan berada di Tanjung Plogor, Sungai Manubar.
Aliyaman saat memancing duduk membelakangi Burhan dan saat di lokasi tiba-tiba mendengar suara teriakan Burhan. Hanya sesaat, begitu menoleh Aliyaman sudah tak melihat lagi keberadaan temannya itu.
"Aliyaman sempat secara samar melihat buaya melintas di samping kapal ketinting setelah hilangnya Burhan sehingga berasumsi temannya itu diterkam buaya," sebut Sutrisno dalam keterangan tertulisnya yang disampaikan ke Pos SAR Kutai Timur Minggu (5/2/2023) hari ini.
Pencarian langsung dilakukan namun sudah dua hari sejak Burhan hilang belum ada tanda-tanda ditemukan. Tim Rescue Pos SAR Kutai Timur pun sudah bergerak menuju lokasi hilangnya Burhan.
"Kami dalam perjalanan menuju ke lokasi kejadian dengan jumlah empat personel beserta peralatan," sebut Kepala Tim Rescue Pos SAR Kutim Bongga Losong dikonfirmasi Korankaltim.com secara terpisah.
Editor: Aspian Nur