Tim SAR sempat bertemu dengan seekor buaya yang
sedang berjemur di tepi sungai. Ketua RT 04 Sangatta Utara Wahyu
melaporkan informasi terkait hilangnya Ahmad Mawardi kepada petugas Pos
SAR Kutai Timur (Kutim) untuk meminta bantuan pencarian.
"Setelah
kami menyisir hanya menemukan bola mainan milik bocah tersebut sebelum
dikabarkan hilang. Kami juga sudah minta bantuan pencarian korban
tenggelam," sebutnya.
Kepala Pos SAR Kutim, Melkianus Kotta
melalui Kasi Ops dan Siaga Octavianto menuturkan berdasarkan informasi
dari pelapor, jika pada hari itu korban tengah bermain bola di sekitar
Gang Kapital Sangatta Lama.
"Diduga korban terjatuh ke Sungai
Sangatta saat tengah berada di bantaran sungai, hal itu dikuatkan dengan
penemuan bola milik Ahmad di sekitar bantaran sungai,” paparnya.
Untuk
proses pencarian di aliran Sungai Sangatta, melibatkan banyak unsur di
antaranya, TNI-POLRI, Pos Siaga SAR Kutim, BPBD, Tagana, serta LKK dan
warga sekitar.
Untuk Tim Rescue Pos Siaga SAR Kutim juga
mempersiapkan Alut SAR dan peralatan SAR yang dibutuhkan guna
melaksanakan pencarian terhadap korban. "Berupa rescue D-Max, Rubber
boat, motor penggerak 40 PK serta alat komunikasi," imbuhnya.
Berdasarkan
informasi sejumlah saksi, korban terakhir mengenakan kaos dalam
berwarna orange. Hingga pukul 18.00 WITA, tim melakukan pencarian dan
belum membuahkan hasil.
Hingga pada akhirnya tim gabungan
menghentikan pencarian korban untuk sementara waktu dan akan dilanjutkan
pada keesokan harinya.
Penulis : Zulhamri
Editor : Bambang Irawan