Kapolsek Muara Kaman, IPTU Herwin mengatakan langkah darurat ini difokuskan pada penyelamatan aktivitas warga menyusul tergenangnya jalan utama sedalam delapan sentimeter.
Anggota Kepolisian kini disiagakan penuh di lokasi terdampak untuk mengatur arus lalu lintas dan meminimalkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.
Guna mengantisipasi dampak buruk luapan air, pihaknya menerapkan langkah seperti, menuntun pengendara yang melintasi genangan air di jalan utama. Selain itu pihaknya juga memperingatkan orang tua agar melarang anak-anak bermain di dekat bantaran sungai.
“Kami juga sudah berkoordinasi intensif dengan pemerintah desa, RT dan para relawan untuk mendeteksi kenaikan air susulan,” ungkap IPTU Herwin, Minggu (31/5/2026).
Polsek Muara Kaman membuka jalur laporan cepat ke 110 bagi warga yang membutuhkan evakuasi darurat. Ia tekankan, seluruh personel di lapangan wajib mengutamakan keselamatan jiwa masyarakat di atas segalanya.
“Kami ditugaskan Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim) untuk merespons cepat dalam melakukan perlindungan dan pelayanan kemanusiaan,” ungkapnya.
Polsek Muara Kaman mengimbau kepada warga agar tetap waspada, mengingat hujan terus turun dalam beberapa hari ke depan.
Editor: Erwin