Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang kerap dikenal dengan Desman Kawan Etam itu berkurban satu ekor sapi dan dibagikan kepada sejumlah warga yang membutuhkan.
Ditengah kondisi efisiensi anggaran dan berbagai keterbatasan yang dirasakan banyak pihak saat ini, langkah tersebut dinilai menjadi bentuk nyata kepedulian sosial kepada masyarakat.
Bagi Desman, ibadah kurban tidak hanya dimaknai sebagai rutinitas tahunan semata, tetapi juga wujud rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus sarana mempererat tali persaudaraan antarsesama.
“Berkurban mengajarkan tentang keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi. Di balik setiap pengorbanan, ada kebahagiaan yang dapat dirasakan bersama, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Selain menjabat sebagai legislator, Desman juga dikenal aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan seperti Ketua PC GP Ansor Kukar.
Ia juga menekankan pentingnya memperkuat solidaritas sosial di tengah tantangan ekonomi yang ada sekarang ini. “Sesungguhnya nilai sebuah pemberian bukan dilihat dari besar kecilnya, melainkan dari ketulusan hati saat berbagi. Ketika kita mampu meringankan beban orang lain, di situlah keberkahan hidup hadir,” ujarnya.
Desman juga mengajak untuk terus menumbuhkan rasa syukur dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, semangat gotong royong dan saling membantu harus terus dijaga agar kehidupan sosial tetap harmonis.
“Alhamdulillah, di tengah segala keterbatasan, kita masih diberikan rezeki dan kesempatan untuk berbagi. Semoga kurban ini membawa manfaat, keberkahan, dan menjadi jalan meraih rida Allah SWT,” tuturnya.
Pembagian daging kurban tersebut pun disambut antusias. Selain membantu warga yang membutuhkan, kegiatan itu juga menjadi simbol hadirnya wakil rakyat di tengah masyarakat, tidak hanya dalam fungsi pemerintahan, tetapi juga melalui aksi sosial dan kemanusiaan.
"Semoga tahun berikutnya kita kembali diberikan kesempatan untuk berkurban dan bisa menambah jumlah hewan kurbannya," pungkasnya. (*)