Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor B-33/KESRA.SETDAKAB/000/05/2026 tentang kegiatan masyarakat pada pelaksanaan Hari Raya Iduladha di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Langkah ini diambil guna menjaga keamanan, ketertiban umum, kenyamanan serta kekhusyukan masyarakat dalam merayakan Iduladha.
Dalam surat edaran tersebut, masyarakat diimbau melaksanakan takbiran di masjid, musala, dan rumah ibadah masing-masing secara tertib, khidmat, serta tetap memperhatikan ketenteraman lingkungan sekitar.
Selain itu pemerintah daerah juga meminta masyarakat menghindari penggunaan pengeras suara secara berlebihan yang berpotensi mengganggu warga lainnya.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan kebijakan tersebut bertujuan menciptakan suasana Hari Raya Iduladha yang aman, sejuk, dan penuh kekhidmatan.
“Momentum Hari Raya Iduladha hendaknya menjadi sarana memperkuat nilai ibadah, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan,” kata Aulia kepada Korankaltim.com, Selasa (26/5/2026).
Masyarakat diimbau agar mematuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah daerah demi kepentingan bersama.
“Kami berharap masyarakat dapat melaksanakan takbiran di masjid dan lingkungan masing-masing dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Rayakan Iduladha dengan suasana damai, aman dan tetap menjaga toleransi serta ketenteraman masyarakat,” harapnya.
Pemkab Kukar juga melarang masyarakat maupun pelaku usaha membuat, memproduksi, memperjualbelikan, menyalakan, atau menggunakan bunga api dan petasan serta sejenisnya.
Camat, lurah, kepala desa, pengurus masjid, dan unsur terkait diminta melakukan koordinasi serta pengawasan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama malam Hari Raya Iduladha.
Sementara masyarakat yang melaksanakan penyembelihan hewan kurban, pemerintah mengingatkan pentingnya memperhatikan syariat Islam sekaligus menjaga kebersihan lingkungan, termasuk mengubur darah dan limbah kotoran hewan serta tidak membuangnya ke saluran air maupun sungai.
“Kami imbau agar tetap menjaga pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan memperbanyak minum air putih selama perayaan Iduladha berlangsung,” tutup Aulia.
Editor: Aspian Nur