Itu diketahui setelah cucu dari Sekretaris Remaong Kutai Menamang (RKM) Gambir, meninggal dunia pada Sabtu (23/5/2026) akhir pekan tadi.
Dalam prosesnya menurut keterangan pihak keluarga, pasien sudah mendapatkan penanganan sejak sekitar pukul 05.30 WITA pagi. Namun hingga pukul 14.00 WITA sore, keluarga menilai belum ada tindakan serius maupun keputusan cepat untuk merujuk pasien ke RSUD AM Parikesit.
“Kalau memang tidak bisa ditangani, seharusnya segera dirujuk ke rumah sakit. Anak menantu saya masih selamat, tetapi cucu kami meninggal dunia. Masa kondisi pasien sekarat berjam-jam dibiarkan saja, saat ini ibunya masih menjalani perawatan dan sudah dibawa ke rumah sakit,” jelas Gambir kepada Korankaltim.com Senin (25/5/2026) hari ini.
Keluarga menilai keterlambatan penanganan medis menjadi satu dari faktor yang memperburuk kondisi pasien. Mereka pun meminta adanya evaluasi terhadap pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.
“Kami sudah mengadu ke camat hingga Dinas Kesehatan. Informasinya akan dilakukan evaluasi terhadap pelayanan medis di Desa Menamang Kanan,” paparnya.
Gambir berharap Pemerintah Kabupaten Kukar memberikan perhatian serius terhadap kualitas pelayanan kesehatan di daerah pedesaan, termasuk melakukan evaluasi terhadap tenaga medis yang bertugas.
“Kami berharap pelayanan kesehatan benar-benar berjalan 24 jam, bukan hanya pada jam-jam tertentu saja,” ucap Gambir lagi.
Kompetensi petugas medis di lapangan juga jadi perhatian. Pemerintah perlu memastikan tenaga kesehatan yang bertugas memiliki kemampuan sesuai standar pelayanan medis.
Sementara Ketua Umum RKM Kadir turut meminta adanya pembenahan pelayanan kesehatan di Pusban Desa Menamang Kanan.
“Pelayanan Pusban jangan hitungan jam atau hanya buka pada waktu tertentu saja. Masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan selama 24 jam penuh,” tegasnya.
Hingga berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari pihak Pusban Desa Menamang Kanan maupun Dinas Kesehatan terkait kronologi penanganan pasien dan langkah evaluasi yang akan dilakukan.
Editor: Aspian Nur