Peristiwa tersebut berlangsung di kompleks Gedung Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) Jalan Wolter Monginsidi Kecamatan Tenggarong.
Informasi yang diperoleh Korankaltim.com di lapangan, api pertama kali diketahui muncul sekitar pukul 06.30 WITA dari dalam ruang kerja Kabid Keamanan Pangan milik Aji Deni. “Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh hubungan arus pendek listrik (korsleting) pada satu unit kulkas satu pintu merek Sharp dan pemanas air merek yang berada di dalam ruangan,” ungkap seorang petugas keamanan yang enggan disebut namanya.
Percikan api kemudian dengan cepat menyambar sejumlah material mudah terbakar di sekitar ruangan hingga menimbulkan kepulan asap tebal dan kobaran api.
Petugas keamanan Pemkab Kukar bersama personel Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kutai Kartanegara serta pegawai yang berada di lokasi langsung melakukan penanganan awal menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Empat unit armada Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kutai Kartanegara diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses pemadaman dan pendinginan.
Api akhirnya berhasil dilokalisir dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 08.00 WITA sehingga tidak merembet ke ruangan lain di lingkungan kantor pemerintahan tersebut.
Tidak ada korban jiwa namun kebakaran mengakibatkan kerusakan pada satu unit ruang kerja Kabid Keamanan Pangan beserta fasilitas interior di dalamnya. Selain itu, satu unit kulkas dan satu unit ceret pemanas air turut mengalami kerusakan akibat terbakar.
Saat ini, estimasi total kerugian materiel masih dalam proses inventarisasi oleh pihak terkait. Peristiwa ini tentunya menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap penggunaan peralatan elektronik di lingkungan perkantoran guna mencegah potensi kebakaran akibat korsleting listrik.
Editor: Aspian Nur