Program Desa Cantik untuk meningkatkan kemampuan aparatur desa dan warga dalam mengelola, memahami dan menggunakan data/statistik. Selain itu juga untuk menghasilkan data akurat dan terkini, sebagai dasar keputusan berbasis data agar program, anggaran dan pembangunan desa tepat sasaran.
“Desa Cantik bermanfaat pula untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel dan modern berbasis fakta termasuk untuk memajukan desa bertahap, dari status tertinggal, berkembang, maju, mandiri sesuai penilaian Kementerian Desa dengan mengacu pada data potensi,” papar Aulia melansir dari Antaranews Jumat (15/5/2026) hari ini.
Pemkab Kukar mencanangkan Program Desa Cantik ini bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim dan menurut Aulia bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan upaya konkret untuk membangun desa memiliki pemahaman statistik yang baik, mampu mengelola data sektoral secara mandiri, serta menggunakan data dalam setiap proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.
Pencanangan ini juga merupakan bukti nyata komitmen Kukar dalam mendukung program Satu Data Indonesia melalui data terintegrasi secara nasional, sehingga dengan adanya data akurat, maka pembangunan menjadi lebih efisien dan tepat sasaran.
Saat pencanangan dilakukan pula penandatangan piagam komitmen antara Bupati Kukar, Kepala BPS Kukar dan Kepala Desa Loa Kulu Kota, sebagai simbol dimulainya implementasi penyediaan data. Selain itu diserahkan secara simbolis sertifikat Agen Statistik Desa kepada sejumlah perangkat desa yang telah mengikuti pelatihan literasi data, sehingga mereka sudah terambil mengolah dan input data ke aplikasi.
Editor: Aspian Nur