Ismi menekankan kesehatan tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah melalui program unggulan Kukar Idaman Terbaik.
Salah satu kebijakan yang paling krusial adalah penegasan mengenai jaminan kesehatan gratis bagi seluruh warga yang memegang Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kukar.
“Sesuai arahan Bupati, BPJS Kesehatan kelas tiga untuk warga Kukar itu gratis. Saya instruksikan supaya tak ada lagi masyarakat yang dipersulit oleh birokrasi atau bahkan diminta membayar saat berobat,” tegas Ismi, Minggu (10/5/2026).
Selain itu, Dinkes Kukar juga menyoroti aspek kesiapsiagaan layanan. Ismi mewajibkan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) untuk memberikan pelayanan maksimal selama 24 jam penuh. Kebijakan juga ini juga direncanakan merambah ke sektor swasta.
“Pelayanan Puskesmas 24 jam menjadi perhatian kami. Nantinya, kami juga akan mengupayakan agar fasilitas kesehatan swasta dapat memberikan layanan serupa sehingga akses kesehatan masyarakat tidak terputus,” ucapnya.
Meski begitu, adanya tantangan di lapangan juga menjadi persoalan yang harus diselesaikan, terutama terkait keterbatasan jumlah tenaga kesehatan (nakes) di beberapa titik faskes dan Puskesmas. Namun, kekurangan personel tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan kepada publik.
Sebagai solusi jangka panjang, Dinkes Kukar akan segera melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah guna memetakan kebutuhan dan pemenuhan tenaga medis secara merata di seluruh wilayah.
Melalui komitmen ini, kualitas kesehatan masyarakat dapat meningkat secara signifikan dan visi Kukar Idaman Terbaik benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga hingga ke pelosok daerah.
Editor: Erwin