Salah satunya ditunjukkan dalam kunjungan mahasiswa pascasarjana hukum Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur ke Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Tenggarong, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan ini menjadi forum diskusi yang tidak hanya mempertemukan dua latar belakang berbeda yakni akademisi dan jurnalis, tetapi juga membuka ruang pertukaran gagasan seputar isu-isu hukum yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan dunia usaha.
Ketua PWI Kukar, Andi Wibowo, mengatakan kunjungan ini merupakan langkah awal membangun sinergi strategis dalam meningkatkan pemahaman hukum secara komprehensif.
“Pada kesempatan hari ini, kami menerima kunjungan dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, khususnya dari Program Magister Hukum,” katanya.
Dalam pertemuan ini, berbagai materi disampaikan, mulai dari dasar-dasar hukum hingga aspek praktis seperti pendirian badan usaha. Topik ini dinilai penting, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membutuhkan pemahaman legal dalam menjalankan bisnisnya.
“Kegiatan hari ini berfokus pada peningkatan literasi, khususnya bagi teman-teman mahasiswa Magister Hukum UMKT. Tujuannya untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam terkait berbagai aspek hukum,” jelas Awi sapaan akrab Ketua PWI Kukar.
Lebih dari itu, ia menilai kolaborasi ini juga memberi manfaat timbal balik. Wartawan yang sehari-hari bersinggungan dengan berbagai persoalan di lapangan dapat memperkaya perspektif hukumnya, sementara mahasiswa memperoleh gambaran nyata praktik jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.
“Harapan kami, sinergi yang sudah kita awali hari ini dapat memberikan dampak positif, tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi teman-teman wartawan,” harapnya.
Awi menambahkan, kerja sama semacam ini diharapkan tidak berhenti pada satu pertemuan saja. Ke depan, berbagai tema diskusi lain yang lebih luas dan kontekstual akan terus dikembangkan.
“Ke depan, kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dengan berbagai tema lain yang relevan,” tambahnya.
Dari sisi mahasiswa, kegiatan ini juga memberikan kesan positif terhadap profesionalisme wartawan di Kukar, khususnya dalam menyajikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat.
Melalui kegiatan edukatif ini, PWI Kukar optimistis dapat berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas insan pers, sekaligus memperkuat literasi hukum masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM yang kerap berhadapan dengan aspek legal dalam menjalankan usahanya.
“Kolaborasi ini menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem yang saling mendukung antara dunia akademik dan media, guna menciptakan masyarakat yang lebih sadar hukum dan informatif di Kabupaten Kutai Kartanegara,” tutupnya.
Editor: Erwin