Peristiwa ini bermula saat korban berkenalan dengan salah satu pelaku melalui media sosial Facebook. Setelah berkomunikasi, keduanya sepakat untuk bertemu di wilayah Tenggarong. Namun, situasi berubah menjadi ancaman ketika korban diajak menaiki sepeda motor menuju kawasan Tenggarong Seberang.
Salah seorang saksi di lokasi, Fairuzzabadi, mengatakan korban sempat dibawa menjauh dari titik awal pertemuan hingga merasa curiga.
“Gadis itu kenalan di Facebook, kemudian mereka bertemu di Tenggarong. Dia diajak naik motor ke Tenggarong Seberang oleh dua remaja laki-laki itu, begitu sadar jaraknya sudah terlalu jauh, tepat di kilometer 5, korban langsung lompat dari motor untuk menyelamatkan diri,” ungkapnya, Minggu (3/5/2026).
Akibat tindakan nekatnya tersebut, korban mengalami luka-luka di bagian badan dan tangan karena terhempas ke aspal. Beruntung, sejumlah pengendara yang melintas segera memberikan pertolongan saat melihat korban terjatuh.
Sambil menangis histeris, remaja tersebut mengaku kepada warga ia baru saja mengenal pria yang membawanya itu. Dalam kejadian ini, diduga pelaku diketahui berjumlah dua orang yang masing-masing menggunakan sepeda motor jenis Honda Vario dan Honda Beat. Setelah korban melompat, kedua pria tersebut langsung tancap gas melarikan diri dari lokasi kejadian.
“Saya sempat melihat dua orang itu, saat saya keluar dari mobil mau membantu korban, keduanya langsung kabur menggunakan motornya masing-masing,” ungkapnya.
Usai kejadian, korban langsung mendapat penanganan para relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara (Kukar) dan dibawa ke kediamannya yang berada di Kecamatan Tenggarong.
Anggota BPBD Kukar, Daus mengaku setelah menerima laporan pihaknya langsung menuju ke lokasi untuk mengamankan korban. “Iya benar kami menerima laporan terkait insiden itu kemarin, dan sudah mengevakuasi korban, beruntung korban tidak mengalami luka serius,” tuturnya.
Editor: Erwin