Jasad tersebut belakangan diketahui bernama Heriyadi, pria berusia 39 tahun, warga RT 08 Desa Genting Tanah. Tubuhnya ditemukan sekitar pukul 03.30 WITA di kawasan Nangka Jawa dalam kondisi mengapung dan sebelumnya dikabarkan tenggelam Sabtu (25/4/2026) akhir pekan tadi.
Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kecamatan Kembang Janggut Rifani mengakui adanya penemuan mayat tersebut dan menjelaskan, laporan pertama berasal dari masyarakat yang berada di Pos 1 wilayah perairan Nangka Jawa.
“Ditemukan dalam posisi telungkup dengan mengenakan kaos hitam bertuliskan ‘Sama Indah’ dan celana panjang cokelat,” ujar Rifani kepada Korankaltim.com pagi ini.
Penemuan berawal saat dua orang bernama Takim dan Idil melihat tubuh mengapung di aliran sungai. Keduanya segera menghubungi pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut.
Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Polsek Kembang Janggut, petugas Trantib kecamatan serta pemadam kebakaran segera menuju lokasi kejadian.
Proses evakuasi pun dilakukan, sebelum akhirnya jenazah diserahkan kepada pihak keluarga. Hingga saat ini penyebab pasti Heriyadi tenggelam masih belum diketahui.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan, khususnya di aliran Sungai Belayan, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan guna menghindari kejadian serupa.
“Semoga ke depan tidak terulang lagi kejadian serupa baik di tempat kami maupun di wilayah kecamatan lainnya,” harap Rifani.
Editor: Aspian Nur