Melalui Kelompok Kerja Keamanan dan Ketertiban (Pokja Kamtib) wilayah Kaltim-1, mereka hadir langsung menyapa warga Desa Sungai Payang, Kecamatan Loa Kulu, Rabu (15/4/2026) kemarin untuk membangun dialog terbuka sekaligus mencari solusi bersama.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Balai Desa Sungai Payang itu diisi dengan sosialisasi, dialog interaktif, serta penyerahan bantuan tali asih berupa paket sembako kepada warga terdampak penertiban kawasan hutan. Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat lintas instansi, mulai dari unsur kepolisian, TNI, kejaksaan, hingga instansi kehutanan.
Kehadiran Satgas PKH disambut positif oleh pemerintah desa dan warga. Kepala Desa Sungai Payang Arbaen mengapresiasi langkah dialogis yang dilakukan, sekaligus berharap adanya kejelasan tindak lanjut pasca-penertiban.
“Kami berterima kasih atas kehadiran Satgas, warga kami berharap ada solusi konkret, terutama bagi masyarakat yang terdampak langsung,” kata Arbaen dikonfirmasi Korankaltim.com, Kamis (16/4/2026).
Dalam dialog tersebut, warga juga menyampaikan kegelisahan mereka, khususnya terkait keberlanjutan tanaman yang selama ini menjadi sumber penghidupan di kawasan hutan.
“Kami berharap ada solusi agar tanaman kami tidak hilang atau diambil pihak lain, karena itu menjadi sumber ekonomi kami,” ungkap salah satu warga.
Menanggapi hal tersebut, Satgas PKH menegaskan komitmennya untuk menjadikan seluruh masukan sebagai bahan pertimbangan serius dalam perumusan kebijakan lintas instansi, dengan tujuan menghadirkan solusi yang tidak merugikan masyarakat.
Selain dialog, kegiatan juga diwarnai penyerahan bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran negara di tengah masyarakat. Langkah ini menjadi simbol bahwa penegakan aturan dapat berjalan beriringan dengan sentuhan kemanusiaan.
Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto turut mengapresiasi kegiatan tersebut dan mengajak masyarakat untuk terus menjaga sinergi dengan aparat. “Kami berharap kerja sama ini terus terjalin demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah,” ujar Hari.
Satgas PKH dijadwalkan melanjutkan agenda serupa di wilayah Loa Janan dan Kabupaten Paser dalam beberapa hari ke depan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan membangun pendekatan persuasif kepada masyarakat terdampak.
Ketua Tim Pokja Kamtib KBP M Dharma Nugraha, menegaskan kehadiran Satgas PKH tidak semata menjalankan penertiban, melainkan juga memastikan masyarakat mendapatkan pemahaman yang utuh serta solusi yang berkeadilan.
“Warga tidak perlu khawatir. Pemerintah akan memberikan solusi sesuai aturan dan secara proporsional. Namun, kami juga mengingatkan agar tidak ada lagi aktivitas perambahan setelah kawasan ditertibkan,” sebut Darma.
Editor: Aspian Nur