Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran distribusi BBM serta memantau kondisi antrean kendaraan di lapangan.
Kapolres Kukar, AKBP Khairul Basyar, mengungkapkan berdasarkan hasil pantauan di 26 titik SPBU Pertamina, secara umum kondisi antrean kendaraan terpantau tidak menunjukkan adanya lonjakan signifikan dibandingkan hari operasional normal.
“Hasil monitoring di lapangan tetap aman masih dalam batas normal. Sebagian besar wilayah seperti Tenggarong, Tenggarong Seberang, hingga Loa Janan melaporkan situasi yang kondusif,” ungkap AKBP Khairul Basyar, Rabu (1/4/2026).
Di wilayah Tenggarong, SPBU Timbau, Pesut, Belida, Bukit Biru, hingga Pal Lima mencatatkan antrean yang tertib dengan rata-rata satu hingga 15 mobil dan puluhan sepeda motor.
Kondisi serupa juga terlihat di Tenggarong Seberang dan Loa Kulu, di mana aktivitas pengisian BBM berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Meskipun mayoritas normal, terdapat beberapa catatan khusus dari personel di lapangan, Samboja Barat, SPBU KM 28, terpantau antrean sedikit memanjang hingga kurang lebih 30 unit kendaraan.
Kemudian, Muara Jawa, antrean Pertalite sedikit memanjang dengan perkiraan 30 kendaraan roda dua, namun untuk jenis Pertamax dan Dexlite terpantau landai.
Sebulu kata di, operasional di APMS Fajar Bumi Jaya sementara nihil antrean dikarenakan stok BBM sedang dalam proses pengisian atau kosong.
Terakhir, Muara Kaman, pihak pengelola memastikan hingga saat ini belum ada perubahan harga BBM masih menggunakan harga lama dan jam operasional berjalan normal hingga pukul 16.00 Wita.
Selain itu, personil kepolisian dari berbagai Polsek juga melakukan patroli untuk mengantisipasi isu kenaikan harga BBM serta memastikan keamanan di area publik tersebut.
“Situasi di seluruh SPBU wilayah Kukar dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali. Kami akan terus melakukan pengawasan rutin,” tutupnya.
Editor: Erwin