Kasat Samapta Polres Kukar, AKP Nursan, mengatakan fokus operasi tersebut adalah melakukan pemetaan serta dialog langsung dengan pedagang guna mendeteksi potensi intimidasi dan praktik pungutan liar yang meresahkan masyarakat.
“Kami pastikan tak ada ruang bagi premanisme di pasar ini. Roda ekonomi tidak boleh terganggu oleh oknum-oknum yang mencoba mencari keuntungan dengan cara menekan warga,” kata AKP Nursan, Jumat (27/3/2026).
Dalam operasi tersebut, warga diminta tidak ragu melaporkan jika melihat atau mengalami aksi kekerasan, pengancaman, maupun pungli yang dilakukan oleh oknum preman di wilayah hukum Polres Kukar.
Kehadiran polisi berseragam di tengah kerumunan pasar ini bertujuan memberikan efek cegah agar niat jahat para pelaku kriminal urung dilakukan.
“Kami juga melakukan pemeriksaan terhadap juru parkir untuk menekan praktik pungutan liar. Sejauh ini aktivitas pasar berlangsung aman dan tertib tanpa adanya gangguan kamtibmas yang menonjol sejauh ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pengawasan titik rawan, atau penindakan langsung terhadap gangguan ketertiban guna memastikan aktivitas warga berjalan tanpa gangguan.
Editor: Erwin