Patroli ini dimulai pukul 22.30 WITA, difokuskan pada titik-titik rawan kriminalitas di wilayah Kukar. Patroli ini mengincar pelaku kejahatan, khususnya antisipasi tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).
“Kami menerapkan pendekatan dialogis dan preventif. Selain memantau lokasi rawan, tim juga menyapa warga untuk memberikan imbauan Kamtibmas guna mengantisipasi potensi premanisme dan pencurian di lingkungan sekitar,” kata Kasat Samapta Polres Kukar, AKP Nursan, Selasa (24/3/2026).
Hingga lebaran ketiga, situasi di sepanjang Jalan Jongkang dan sekitarnya dilaporkan dalam keadaan aman, kondusif, dan terkendali.
Diketahui, lokasi tersebut memang harus menjadi perhatian serius karena dinilai rawan dijadikan akses pelarian bagi pelaku kejahatan.
Sebelumnya, warga mendesak kepolisian memperketat penjagaan karena lintasan ini sering dimanfaatkan pelaku kriminal untuk melarikan diri ke wilayah lain setelah beraksi di Jongkang maupun Tenggarong.
Jalan ini merupakan jalur alternatif yang menghubungkan Tenggarong menuju Samarinda dengan waktu tempuh yang lebih singkat sekitar 20 menit.
Kelengangan jalur ini dibandingkan jalan protokol utama memberikan kesempatan bagi pelaku kejahatan untuk menghilang dengan cepat dari kejaran.
Beberapa titik di jalur ini dilaporkan masih minim penerangan jalan umum (LPJU), sehingga menciptakan kondisi gelap yang ideal bagi pelaku kriminal untuk melintas tanpa terdeteksi.
Kawasan ini memiliki banyak area yang jauh dari pemukiman padat, menjadikannya sebagai lokasi strategis bagi pelaku tindak pidana kriminal untuk melarikan diri setelah beraksi di wilayah sekitarnya.
Editor: Erwin