Kapal yang dinakhodai Juli Karnain tersebut dilaporkan tenggelam saat tengah mengangkut penumpang.
Koordinator Lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, Eko Suryawinata, mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi dari tim di lapangan, peristiwa bermula ketika kapal sedang melakukan penyeberangan dengan kondisi mesin normal. Namun, di tengah perjalanan, air tiba-tiba masuk melalui bagian depan kapal (haluan).
Meski kru kapal telah berupaya melakukan tindakan darurat dengan membuang air dan menyelamatkan muatan, debit air yang masuk terlalu besar. Akibatnya, kapal kehilangan keseimbangan dan akhirnya karam.
Dalam kejadian tersebut, satu unit sepeda motor jenis Scoopy berhasil dievakuasi sebelum kapal tenggelam sepenuhnya. Namun, satu unit mobil Ford Everest ikut tenggelam ke dasar sungai bersama badan kapal feri.
“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Kapten kapal beserta seluruh penumpang dilaporkan selamat dan telah dievakuasi ke daratan,” ungkapnya.
BPBD Kukar mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat dalam menggunakan angkutan penyeberangan, terutama terkait kondisi kelayakan armada.
“Masyarakat kami imbau untuk tetap waspada dan memastikan kondisi kelayakan angkutan penyebrangan sebelum digunakan,” tutupnya.
Hingga berita terbit, rencana evakuasi badan kapal dan mobil yang tenggelam masih dalam tahap koordinasi.
Editor: Erwin