Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, Suparman, menjelaskan skema kunjungan dirancang online untuk menjaga kenyamanan sekaligus keamanan di dalam Lapas yang kini tengah mengalami over kapasitas.
“Pendaftaran online sudah kami buka, Kami menerapkan sistem kuota di setiap sesinya untuk memastikan layanan tetap kondusif dan aman,” ujar Suparman, Kamis (12/3/2026).
Lapas Kelas IIA telah menetapkan sejumlah ketentuan ketat bagi keluarga yang ingin bersilaturahmi dengan warga binaan, untuk durasi layanan dilaksanakan selama empat hari berturut-turut.
Kemudian, kunjungan dibagi menjadi lima sesi setiap harinya, kuota terbatas diperuntukkan bagi 50 orang WBP. Setiap WBP hanya boleh dikunjungi maksimal oleh lima orang anggota keluarga.
Suparman menyebut petugas tidak akan melayani penitipan barang bawaan maupun makanan dari luar. Koperasi Lapas telah menyiapkan fasilitas belanja untuk kebutuhan warga binaan.
“Kami sudah siapkan fasilitas belanja seperti makanan instan, minuman ringan, hingga perlengkapan mandi di koperasi. Ini demi kelancaran alur layanan dan keamanan bersama,” harapnya.
Lapas Tenggarong juga telah membentuk satuan tugas (Satgas) khusus yang terbagi dalam empat tim untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung.
Selain itu, koordinasi dengan pihak TNI dan Polri juga dilakukan untuk mempertebal pengamanan selama empat hari masa kunjungan tersebut.
Ia mengimbau keluarga WBP untuk terus memantau informasi terbaru melalui akun resmi media sosial Lapas Tenggarong. “Kami harap masyarakat mematuhi ketentuan yang ada agar silaturahmi lebaran di Lapas bisa berjalan nyaman dan tertib,” tegasnya.
Editor: Erwin