Koordinator Lapangan (Korlap) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Eko Suryawinata mengatakan, pencarian berlangsung mulai pukul 07.00 WITA pagi hari.
Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jasad U pada pukul 09.55 WITA, berjarak sekitar 1,3 kilometer dari titik awal pria itu dilaporkan hilang.
“Jasad U kami evakuasi menuju posko dan langsung dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans untuk diserahkan langsung ke pihak keluarga,” kata Eko kepada Korankaltim.com.
Selama proses pencarian, tim di lapangan menghadapi kendala serius seperti arus sungai yang sangat deras serta ancaman keberadaan binatang buas (buaya) di sekitar area pencarian.
Tim SAR gabungan ini terdiri dari Basarnas Balikpapan, TNI AL, Polairud, BPBD Kukar, relawan hingga warga setempat yang ikut membuat dalam operasi ini sehingga berjalan efektif.
Dengan ditemukannya U, resminya Operasi SAR ditutup. “Kami imbau kembali untuk nelayan atau warga yang ikut mencari ikan di Sungai Mahakam agar tetap berhati-hati, baca situasi cuaca, jika tidak memungkinkan jangan berlayar,” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, U dilaporkan tenggelam pada Minggu (1/3/2026) sore saat mengemudikan perahu seorang diri. Nahas, perahu yang ia tumpangi diduga tersambar petir di tengah cuaca hujan deras. Perahu mengambang, sementara U tenggelam ke dasar Sungai Mahakam.
Editor: Aspian Nur