Kegiatan ini menjadi momen penghormatan atas pengabdian panjang AFD selama 35 tahun 10 bulan dalam pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Kukar.
Dengan pangkat Pembina Utama Muda (IV/c), Ahyani menutup masa tugasnya setelah meniti karier panjang dan strategis di berbagai perangkat daerah.
Acara dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kukar Sunggono para staf ahli Pemkab Kukar, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta ASN dan ASN PPPK bidang ekonomi di lingkungan Sekretariat Daerah dan lintas OPD.
Rangkaian kegiatan diawali pembacaan riwayat karier Ahyani yang menggambarkan perjalanan panjang dan penuh dedikasi.
Lahir di Samarinda pada 12 Februari 1966, Ahyani merupakan lulusan S2 Manajemen SDM. Kariernya dimulai sebagai Kasubsi Penyusunan Program Dinas Bina Marga dan Pengairan pada 31 Oktober 1995.
Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya, mulai dari Plh. Kepala Sub Dinas Pengendalian dan Operasional, Pj. Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Wilayah, Kepala Bidang Perencanaan Sarana dan Prasarana, hingga dipercaya menjadi Kepala Dinas Perhubungan pada 2012.
Tak hanya itu, ia juga pernah memimpin Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Kepala BPKAD, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, hingga menjabat Staf Ahli Bidang Umum sebelum akhirnya dipercaya sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan.
Pengalaman lintas sektor tersebut menjadikannya sosok birokrat dengan kapasitas manajerial yang matang dan pemahaman komprehensif terhadap pembangunan daerah.
Dalam sambutan perpisahannya, Ahyani menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kukar atas kerja sama dan kebersamaan selama masa pengabdiannya.
Ia berpesan agar seluruh aparatur sipil negara tetap menjaga integritas, profesionalisme, serta semangat pengabdian kepada masyarakat. “Teruslah bekerja dengan hati, menjaga amanah, dan memberikan yang terbaik bagi daerah dan masyarakat,” kata Ahyani.
Sementara Sunggono menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, serta kontribusi Ahyani dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang perekonomian dan pembangunan.
“Ini adalah kualitas kepemimpinan birokrasi yang dibangun luar biasa, baik secara pribadi maupun kinerja. Bukan hal mudah tanggung jawab yang beliau emban sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan. Namun beliau mampu memikulnya dengan sangat baik,” ucap Sunggono.
Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara Sunggono menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya, seraya mendoakan agar masa purna tugas menjadi masa kebahagiaan bersama keluarga dan tetap memberi kontribusi positif di tengah masyarakat.
Sebagai bentuk penghormatan, acara dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dan kenang-kenangan, kemudian ditutup dengan doa bersama serta sesi foto bersama seluruh tamu undangan.
Purna tugas Ahyani bukan sekadar akhir masa jabatan, melainkan penanda berakhirnya satu fase pengabdian panjang yang telah memberi warna dalam perjalanan pembangunan Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Dedikasi, integritas, dan keteladanan yang ditinggalkan menjadi inspirasi bagi generasi aparatur berikutnya untuk terus membangun daerah dengan semangat melayani dan profesionalisme tinggi,” tegas Sunggono.
Editor: Aspian Nur