Langkah strategis yang dilakukan operasi keselamatan hingga rencana pendirian sejumlah pos pengamanan di titik krusial.
Kepala Satlantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli mengatakan, pihaknya telah melaksanakan Operasi Keselamatan sebagai tahap awal dalam menciptakan kondisi yang kondusif.
Menurutnya, operasi tersebut tidak hanya bertujuan menekan angka pelanggaran lalu lintas (Lalin), tetapi juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
“Upaya itu fondasi penting untuk menghadapi lonjakan mobilitas kendaraan yang diperkirakan meningkat signifikan saat Lebaran nanti,” kata AKP Ahmad Fandoli, Minggu (1/3/2026).
Satlantas Polres Kukar berencana mendirikan sejumlah pos pelayanan dan pengamanan seperti meliputi Pos Pengamanan (Pos PAM), Pos Pelayanan (Posyan), hingga Pos Terpadu yang akan menjadi pusat koordinasi pengamanan mudik.
“Kalau untuk Pos Terpadu nanti kita dirikan di kawasan Titik Nol Kecamatan Tenggarong,” jelasnya.
Keberadaan Pos Terpadu di Titik Nol itu dinilai strategis karena menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat dan jalur yang ramai dilalui.
Ia menjelaskan, pos ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengamanan, tetapi juga pelayanan informasi dan bantuan bagi pengguna jalan.
Selain itu, pengamanan juga akan diperkuat di wilayah kecamatan, terutama di daerah yang memiliki mobilitas tinggi seperti di wilayah Samboja yang akan dilengkapi dengan Pos PAM dan Posyan.
Kata dia, Pos PAM di Samboja akan difokuskan di kawasan wisata, lokasi yang diprediksi akan terjadi peningkatan kunjungan masyarakat.
“Setelah habis Lebaran nanti akan kita fokuskan Pos PAM ke situ. Sedangkan Posyan akan difokuskan di rest area atau Kilometer 38 jalur Tenggarong menuju Balikpapan. Langkah ini kita diambil karena jalur Tenggarong-Balikpapan salah satu akses jalan yang sering mengalami kepadatan kendaraan, saat arus mudik dan arus balik,” ungkapnya.
Tidak hanya jalur utama menuju kota, Satlantas Polres Kukar juga menyiapkan pengamanan khusus untuk jalur ke wilayah hulu yang setiap tahun dilalui pemudik dari Samarinda menuju Kota Bangun hingga Kutai Barat.
“Kalau yang ke hulu biasanya dilalui pemudik dari Samarinda menuju Kota Bangun hingga Kutai Barat. Nanti akan ada pos di Kota Bangun yang memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Pos-pos yang didirikan nantinya akan dilengkapi dengan layanan informasi serta bantuan bagi pemudik yang membutuhkan.
Akp Fandoli menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan.
“Kita ingin meminimalisir potensi kecelakaan selama mudik dan balik Lebaran, jadi patuhi aturan lalu lintas,” tutupnya.
Editor: Erwin