Kegiatan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tokoh masyarakat, di antaranya Dandim 0906/Kkr Letkol Arm Benny Budiman, Wakapolres Kompol Izhiparuddin Faris, Kepala Bidang Haji dan Umrah Kementerian Agama Kukar Ustadz Nurjali Ahmad, Wakil Ketua I DPRD Kukar Abdul Rasid, Camat Tenggarong Syukur Eko Budi Santoso, Ketua Paguyuban Minang, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan perwakilan organisasi kemasyarakatan.
Acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua DPRD Kukar.
Ahmad Yani menyampaikan bahwa bulan Ramadan merupakan bulan yang selalu dinantikan umat Islam. Menurutnya, tradisi buka puasa bersama menjadi salah satu cara sederhana namun bermakna dalam menciptakan dan melestarikan kedamaian di tengah masyarakat.
“Bulan Ramadan adalah momentum untuk mempererat silaturahmi dan berbagi kebahagiaan. Selain itu, ini juga menjadi momen untuk berdoa bersama, memohon ampunan, serta bersyukur karena masih diberi kesempatan bertemu kembali dengan bulan suci ini,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga tercipta suasana yang harmonis dan penuh toleransi.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz Nurjali Ahmad menekankan puasa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sarana untuk mencapai derajat takwa.
“Takwa adalah kesadaran mendalam bahwa Allah senantiasa mengawasi kita dalam setiap keadaan. Orang yang bertakwa akan menjaga diri dari perbuatan dosa, baik secara terang-terangan maupun tersembunyi,” jelasnya.
Ia menambahkan, puasa melatih kejujuran dan keikhlasan karena meski tidak ada yang melihat, seorang muslim tetap menahan diri demi menjalankan perintah Allah SWT. Selain itu, Ramadan juga menjadi momentum untuk meningkatkan amalan, memperbanyak membaca Alquran, serta memperkuat kepedulian sosial.
“Puasa mengajarkan empati. Dengan merasakan lapar dan dahaga, kita terdorong untuk lebih peduli kepada sesama dan memperbanyak sedekah. Inilah salah satu wujud ketakwaan kepada Sang Pencipta,” tuturnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama, buka puasa, dan salat Magrib berjamaah.
Editor: Erwin