Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong Suparman menjelaskan, kegiatan ini merupakan implementasi dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam wujud kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang berdampak dan pasti bermanfaat bagi masyarakat.
"Aksi sosial di tempat ibadah ini selain sarana pengabdian dan kepedulian tetapi juga wujud nyata pemasyarakatan berdampak dan pasti bermanfaat bagi masyarakat,” kata Suparman.
Selain melibatkan seluruh petugas, kegiatan aksi sosial ini juga melibatkan tujuh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Tenggarong yang sedang mengikuti program reintegrasi sosial. "Keterlibatan WBP juga melalui mekanisme dan SOP yang sudah ditetapkan yakni sidang TPP,” jelasnya.
Diharapkan kegiatan aksi ini bisa berkelanjutan dan untuk tahap awal ini sekaligus dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah difokuskan pada tempat ibadah.
Terpisah, Imam Masjid Baitul Banun Muhammad Amin menyampaikan terima kasih serta apresiasi setinggi-tingginya atas kegiatan yang dilaksanakan oleh jajaran Lapas Kelas IIA Tenggarong ini.
Kolaborasi ini menjadi contoh sinergi positif antara lembaga pemasyarakatan dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan ibadah yang bersih, nyaman, serta memperkuat nilai kebersamaan menjelang Ramadan 1447 Hijriah.
"Kami harap aksi sosial ini menjadi ladang amal bagi kita semua yang terlibat dalam kegiatan ini,” ujar Amin.
Editor: Aspian Nur