Kepala Desa Tanah Datar, Anwar, mengatakan berdasarkan informasi yang diterimanya, bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 02.45 Wita oleh pemilik rumah di atas mobil pikap. Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada Ketua RT dan pihak kepolisian.
Usai ditemukan, bayi tersebut langsung dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.
“Kondisi bayi itu masih sehat dan sempat beberapa kali menangis. Saat ditemukan tali pusar masih menempel di perut, umurnya diperkirakan baru beberapa jam usai dilahirkan,” kata Anwar, Senin (16/2/2026).
Untuk mengungkap kasus tersebut, Pemdes Tanah Datar telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna menyelidiki identitas ibu kandung bayi dengan melakukan pendataan kepada ibu hamil (Bumil) di wilayah itu.
“Kami sudah lakukan pendataan ibu hamil (Bumil) di wilayah Tanah Datar dan sekitarnya untuk mencari tahu siapa yang melahirkan bayi itu,” ujarnya.
Dirinya menegaskan, sampai saat ini proses pencarian bukti dan saksi untuk mengungkap terduga pelaku masih terus dilakukan.
“Masyarakat diminta untuk membantu memberikan informasi jika ada yang mengetahui tentang identitas ibu kandung bayi itu,” tegasnya.
Berdasarkan data yang telah di rekap terdapat sekitar 23 ibu hamil di Desa Tanah Datar yang telah terdaftar untuk melahirkan. Sementara, tiga diantaranya sudah melahirkan terhitung sejak Januari 2026 lalu.
“Dari data ini kami bisa mengetahui siapa pemilik bayi itu, kemudian pihak kepolisian akan membantu mencari orang tua bayi itu. Data ini kami segera laporkan ke polisi,” pungkasnya.
Editor: Erwin